Miris,Ditemukan Video Porno di Handphone Siswa


GROBOGAN - Sejumlah video porno tersimpan dalam beberapa handphone siswa di sebuah SMK swasta Purwodadi. Hal itu ditemukan dalam razia Patmagensa(Patroli Penyelamat Generasi Bangsa) yang digelar Sat Sabhara Polres Grobogan  untuk mencegah kenakalan remaja dan peredaran narkotika, kemarin.

Sat sabhara Polres Grobogan sengaja mendatangi salah satu SMK swasta di kota Purwodadi ini untuk memberikan pembinaan di kalangan pelajar. Karena selama ini, siswa dari sekolah ini banyak terjaring dalam razia Patmagensa yang dilakukan aparat Sat Sabhara Polres Grobogan. “Kami sangat prihatin dengan kondisi generasi muda saat ini. Generasi saat ini adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan di negeri ini. Jika generasi ini rusak, maka rusaklah negeri ini,” terang AKP Lamsir, Kasat Sabhara Polres Grobogan yang memimpin operasi.

Setelah melakukan pembinaan kepada para siswa, sejumlah polisi memeriksa handphone milik siswa. Bener saja, ditemukan banyak siswa yang kedapatan menyimpan video porno."Selain video dan foto porno yang tersimpan dalam beberapa handphone siswa. Ini terlihat dari riwayat di aplikasi Youtube yang dimiliki siswa. Razia ini dilakukan anggota (polisi) didampingi dewan guru," kata AKP Lamsir.

Lamsir menyebutkan, temuan HP berisi video dan gambar porno  itu langsung diserahkan ke guru pembimbing. Kata dia, razia tersebut dilakukan untuk menekan maraknya kenakalan remaja akibat pengaruh buruk video porno dan narkotika."Siswa yang handphone-nya berisi video porno diberikan sanksi. Di antaranya handphone-nya disita serta diberi pembinaan oleh guru pembimbing. Kami berharap orang tua siswa juga bisa memeberi pengawasan kepada anaknya terkait penggunaan handphone," pungkasnya.

Razia di Warung Kopi
Operasi dilanjutkan di warung kopi di Desa Sumberejosari, Kecamatan Grobogan yang disinyalir dijadikan tempat nongkrong siswa saat membolos. Benar saja, ditemukan 8 pelajar yang sedang asyik nongkrong di warung kopi. “8 pelajar berhasil kita jaring, sedang 3 pelajar lain kabur saat kami datang,” jelas AKP Lamsir.

Disini polisi menemukan sejumlah pelajar yang menyimpan rokok di tasnya. Selain didata, pelajar ini diberi pembinaan dan diserahkan kepada pihak sekolah.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel