Pelaku Pengeroyokan Ternyata Teman Sendiri


GROBOGAN -  Aparat Polres Grobogan akhirnya berhasil mengungkap pelaku pengeroyokan seorang warga Demak yang terjadi di dekat saluran irigasi Bendung Klambu yang sempat menghebohkan warga pada Minggu (8/1/2017) . Dari penyelidikan yang dilakukan, tiga orang pelaku berhasil diamankan.

Dari pengakuan korban, keempat pelaku pengeroyokan merupakan temannya sendiri. Korban penganiayaan diketahui bernama Muhammad Abdul Rohim alias Tukul (40), Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Demak.”Semuanya adalah teman saya sendiri, saya kenal semua,” aku korban kepada penyidik.

Korban menambahkan, peristiwa yang menimpanya itu disebabkan karena dia berusaha mempertahankan motornya yang berusaha dirampas oleh beberapa temannya.” Karena berupaya mempertahankan,  akhirnya saya  dianiaya dan dipukuli dengan batu hingga tak sadarkan diri,” jelasnya.


Ketiga pelaku yang ditangkap saat ini diamankan di Mapolres Grobogan, masing-masing adalah Muhammad Toufik alias Duwer (25), dan Sanjili Mustofa alias Kisut (26), keduanya warga Kecamatan Dempet, Demak. Satu pelaku lagi adalah Abdullah Budi Jalal alias Londo (22), warga Kecamatan Gajah, Demak. “Dari empat pelaku, sudah tiga orang yang berhasil kita amankan. Satu pelaku lagi kita tatapkan jadi DPO dan masih dalam pengejaran, inisial pelaku AS. Semua pelaku warga Demak,” kata Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning didampingi Kasat Reskrim AKP Eko Adi Pramono, kemarin.

Bersama pelaku, sejumlah barang bukti juga berhasil diamankan. Antara lain, 10 buah batu warna  kuning yang digunakan untuk menganiaya korban. Kemudian, HP blackberry dan sepeda motor Honda Beat milik korban. Selain itu, diamankan pula satu motor Honda Scopy warna hitam milik pelaku pengeroyokan dan sebuah jaket warna biru gelap yang bertuliskan “konco musiman”.

Seperti diketahui, pada Minggu (8/1/2017) lalu, warga yang melintas di jalan irigasi Bendung Klambu digegerkan dengan penemuan orang  dengan kondisi luka parah tergeletak di pinggir jalan. Kondisi korban saat itu cukup mengenaskan karena muka dan pakaiannya berlumuran darah semula dikira sudah tewas. Namun setelah dibawa ke RSUD dinyatakan masih hidup.(IYA)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel