Penemuan Mayat Pria Mengenakan Celana Dalam Gegerkan Warga


GROBOGAN- Sesosok mayat pria dengan hanya mengenakan celana dalam, ditemukan warga mengambang di sungai Lusi, Dusun Pancan, Desa Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Rabu(5/7), sekitar pukul 5.30 WIB.  Penemuan ini sontak membuat geger warga. Setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari, korban diketahui bernama Endi Sulistyo(31), warga jalan Trikora, Purwodadi.

Penemuan mayat ini bermula sat Yanto(20), warga Dusun Pancan, Desa Getasrejo hendak memancing di dekat lokasi penemuan mayat. Ia melihat ada sesosok mayat mengapung di sungai, tersangkut sebuah batu. “Tadi saya mau mancing, nyampek disini melihat sesuatu mengapung. Setelah saya dekati, ternyata sesosok mayat,” tuturnya kepada Grobogan Today.

Ia lantas memberitahukan kepada warga sekitar tentang penemuan mayat tersebut. Bersama warga yang lain, ia mengecek kebenaran apa yang baru saja ia lihat. “Kemudian beberapa warga kesini. Memastikan jika yang mengapung itu benar-benar mayat,” ujarnya.

Benar saja, penemuan tersebut merupakan mayat seorang laki-laki. Warga kemudian melaporkannya ke mapolsek Grobogan. Petugas yang datang bersama tim inafis polres Grobogan untuk melakukan olah TKP. Korban yang berhasil dievakuasi, dibawa ke RSUD Purwodadi untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban. “Korban kita bawa ke RSUD Purwodadi untuk pemeriksaan dan mengetahui penyebab kematian korban,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Swasana.

Hasil pemeriksaan identifikasi menggunakan AMBIS,  korban diketahui bernama  Endi Sulistyo(31), warga jalan Trikora, Purwodadi. th, bgt jl Trikora Purwodadi Grobogan. “Identitas korban sudah kita kantongi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hanya bibir sobek karena benturan batu saat dievakuasi dari sungai,” jelas AKP Swasana.


Kakak korban, Endah Sri lestari(39), yang datang ke rumah sakit untuk memastikan bahwa korban adalah adiknya, menerima kematian korban. Ia beserta keluarganya keberatan jika dilakukan otopsi. “Karena keluarga korban keberatan untuk dilakukan otopsi, maka jenasah kami serahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” pungkas AKP Swasana.(iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel