Rebutan Gebetan, Seorang Pria di Toroh Ditusuk


GROBOGAN – Diduga berebut cinta seorang gadis, dua orang pemuda terlibat perkelahian yang mengakibatkan salah seorang pemuda, yakni Ahmad Yannu Ramadhan(20), warga Dusun Mojolegi RT 3 RW 1, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh mengalami luka tusuk di perutnya.

Pelaku penusukan yakni Ikhsan Aditya.S (21), warga Perumahan Sambak Indah, Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi, yang saat ini masih dalam proses pengejaran. Pelaku diketahui sudah kenal baik korban.

Cek-cok ini bermula saat pelaku kirim pesan BBM kekasih korban untuk diajak ketemu. Mengetahui kekasihnya mendapatkan pesan BBM dari pelaku, korban tidak terima dan mengajak pelaku untuk bertemu di depan Kantor DLLAJR, di jalan Purwodadi-Solo. “Sempat terjadi adu mulut dan perkelahian antara keduanya. Namun berhasil kami lerai,” jelas Ahmad Nur Sholeh, teman korban.


Usai dilerai, perkelahian berlanjut di jalan kampung , Dusun Klumutan, Desa Depok, Kecamatan Toroh, sekitar pukul 03.30 WIB. “Mereka berdua kembali berkelahi. N amun pelaku mengeluarkan sebilah pisau, dan berhasil menusuk perut korban sebanyak tiga kali,” jelas Alfian Julio, saksi lainnya.

Melihat korban tersungkur bersimbah darah, pelaku melarikan diri. Korban kemudian ditolong saksi dan dilarikan ke rumah sakit Yakkum Purwodadi untuk mendapatkan pertolongan. “Setelah korban berhasil kita bawa ke rumah sakit. Saya langsung datang ke Mapolsek Toroh untuk melaporkannya,” tutur Ahmad.


Terpisah, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Eko Adi Pramono saat dimintai keterangan mengenai kasus penganiayaan tersebut menjelaskan bahwa  saat ini pelaku telah berhasil di tangkap di tempat persembunyiannya di daerah Kecamatan Klambu, kurang lebih 12 jam setelah kejadian. “Tadi sekitar pukul 15.30 WIB, pelaku berhasil kita ringkus saat hendak keluar dari tempat persembunyiannya. Ini berkat keterangan beberapa rekan korban,” jelasnya.

Motif penganiayaan ini diduga masalah asmara (pacar korban diganggu oleh pelaku ). Akibat perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 351 KUHP diancam dengan penjara maksimal 2 tahun delapan bulan. (iya)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel