Kades Tajemsari Ditegur Camat


GROBOGAN- Kasus penyegelan kantor desa Tajemsari oleh seorang perangkat desa  akhirnya ditindaklanjuti oleh Camat Tegowanu, kemarin. Seluruh Kades di Kecamatan Tegowanu dikumpulkan di Balai Desa Tajemsari untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dalam rapat tersebut, Kades Tajemsari, Pujiyanto, diberikan waktu untuk menjelaskan perihal tuduhan tidak pernah masuk kerja yang ditujukan kepadanya.Dia mengatakan, saat penyegelan, Rabu (12/4) dirinya berada di Purwodadi untuk mengikuti sebuah acara di Gedung Riptaloka. “Memang saya salah, tidak memberitahukan ikut acara kepada perangkat. Waktu penyegelan saya berada di gedung Riptaloka untuk menghadiri acara sosialisasi. Biasanya saya kasih tahu Sekdes. Namun saat itu juga sekdes juga sedang kontrol  di Semarang,” paparnya.

Camat Tegowanu, Khasan, sempat marah dan mempertanyakan kurangnya komunikasi antar Kepala desa dan perangkatnya. “Kalau ada komunikasi yang baik, pasti tak akan ada kejadian seperti ini. Kades harus memberikan contoh yang baik, harus ada ijin yang jelas apabila ada keperluan di luar kantor. Darisitu, perangkat tidak merasa ditinggalkan dan dibiarkan begitu saja,” jelasnya.

Banyaknya pertanyaan tentang keberadaan Kades, membuat Kadus Ngantru Desa Tajemsari Subandi meluapkan rasa jengkel dan kecewanya kepada kades dengan melakukan aksi penyegelan kantor desa.  “Kadus Subandi  merasa kenapa hanya perangkat yang rajin ke kantor, sedangkan Kades Pujiyanto yang dibutuhkan masyarakat malah selalu tidak ada. Sebab, masyarakat banyak yang antre membutuhkan tanda tangannya,” jelasnya.

Akibat kejadian ini, Kades Tajemsari berjanji akan mengikuti aturan yang ada dan akan memperbaiki kesalahan yang selama ini dilakukan. Seperti menaati aturan jam kerja yang harus dipatuhi. Sehingga dia bisa dipercaya masyarakat dan perangkatnya kembali.(iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel