Wednesday, 13 December 2017

Petani Mati Mendadak Saat Panen Bawang Merah


PURWODADI,Grobogantoday.com-  Berniat memanen bawang merah, seorang petani warga Dusun Bantar, Desa Menduran, Kecamatan Brati tiba-tiba meninggal di area persawahan miliknya di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Selasa(12/ 12). Sontak kejadian ini mengagetkan warga di sekitar lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Ahmadi(55). Selasa pagi, korban bersama istrinya sedang memanen hasil pertaniannya berupa bawang merah. Tiba-tiba korban mengeluh sakit di dadanya. Korban sempat beristirahat di sebuah tanggul bersama istrinya. “Setelah mengeluh sakit, ia sempat diajak istirahat di tanggul oleh istrinya,” jelas  Sunar, warga setempat.

Sunar menjelaskan, istri korban sempat panik dan meminta tolong kepada warga sekitar. Warga yang mendengar teriakannya berupaya datang dan menolongnya. “Saya langsung kesini saat mendengar teriakan minta tolong,” jelas Naryanto, warga yang lain.

Namun nahas, korban tidak bisa diselamtakan dan menghembuskan nafas terakhir. Mengetahui suaminya meninggal, istrinya pun berteriak histeris dan tidak sadarkan diri. “Akhirnya kita laporkan kejadian ini ke polsek Purtwodadi,” tambah Naryanto.


Tidak lama  berselang, polisi  bersama tim  inafis  Polres Grobogan dan tim medis datang ke lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan penganiayaan pada tubuh korban. Korban diketahui  mempunyai penyakit dalam. Sebelum ke ladang, korban sempat periksa ke dokter karena penyakit dalamnya tersebut. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, korban murni meninggal karena sakit yang dideritanya. Jenasah korban langsung kita serahkan kepada keluarga untuk dikebumikan,” jelas AKP Sugiyanto, Kapolsek Purwodadi. (RE)

Tertabrak Kereta, Truk Molen Terpental Rusak Toko Kelontong


PENAWANGAN,Grobogantoday.com- Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang kembali terjadi. Kali ini di perlintasan sebidang Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan, Selasa (12/12/2017), pukul 21.50 WIB. Kecelakaan ini  melibatkan truk molen Jayamix dengan kereta api penumpang Kertajaya jurusan Jakarta-Surabaya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun akibat bangkai truk yang terpelanting, mengakibatkan sebuah toko kelontong rusak parah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, truk molen dengan nopol Z 9727 AA saat itu melaju dari arah selatan dalam keadaan kosong. Sampai perlintasan sebidang, tiba-tiba datang kereta api penumpang Kertajaya dari arah barat. Tabrakan pun tak dapat terhindarkan. Bagian depan truk yang tersambar kereta mengalami kerusakan cukup parah. Akibat benturan ini, badan truk mundur ke belakang dan membentur sebuah toko kelontong milik Bakrun(65), warga Desa Sedadi. “Rusak parah ini, untung toko saya kosong. Jadi tidak ada korban. Namun bangunannya jadi miring,” tuturnya.
Badrun berharap, akibat kecelakaan tersebut dirinya mendapatkan ganti rugi. “Tadi seruh mendata, besok dilaporkan ke polsek Penawangan,” tambahnya.

Sedangkan sopir truk bernama Ade Jumena (50), warga Kelapanunggal,Sukabumi, Jawa Barat, hanya mengalami luka di kaki akibat  tergencet bodi kendaraan yang ringsek usai disambar kereta. Sopir berhasil diselamatkan warga, selanjutnya dibawa ke klinik terdekat.
Kapolsek Penawangan AKP Wakijo menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan itu.  Sopir truk hanya menderita luka ringan saja, sedangkan pemilik toko kelontong menderita kerugian materi. “Untuk kerugian materi saat ini masih dalam pendataan,” jelasnya.
Peristiwa kecelakaan ini sudah ditangani Unit Lakalantas Polres Grobogan. (RE)


Tuesday, 12 December 2017

Diduga Mengantuk, Truk Tronton Masuk Kelas


WIROSARI, Grobogantoday.com- Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Purwodadi-Blora. Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah truk tronton masuk sebuah ruang kelas SMK Kristen Wirosari, Selasa(12/12/2017) pukul 16.30 WIB. Beruntung saat kejadian ruang kelas dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, kecelakaan ini bermula saat truk tronton dengan nomor polisi L 8959 UW  yang dikendarai  Mochamad Siswanto(36), warga Desa gajah, baureo, Bojonegoro melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat. Menurut penuturan beberapa warga, tiba-tiba tronton belok kanan hingga keluar dari badan jalan dan menabrak pagar rumah milik Siswati(45), warga Desa Kunden Barat, Wirosari.

Usai menabrak pagar, truk masih terus melajuhingga menabrak dinding ruang kelas SMK Kristen Wirosari hingga jebol. Truk akhirnya berhenti. Namun sopir selamat, hanya mengalami luka ringan saja. “Akibat kecelakaan ini, pagar rumah milik warga rusak dan dinding sebuah ruang kelas milik SMK Kristen Wirosari jebol. Sopir selamat,” jelas Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa.


Adanya kecelakaan ini membuat arus lalu lintas dari arah Purwodadi maupun sebaliknya menjadi tersendat, karena banyak pengguna jalan yang berhenti untuk melighat kejadian tersebut. Saat ini, kasus kecelakaan tunggal ini dalam penanganan Unit Lakalantas Polres Grobogan. (RE

Seorang Wanita Selamat Dari Maut Berkat Sebilah Bambu

BERHASIL DITOLONG: Korban tenggelam, Purmini (batik hitam) saat dievakuasi warga dari Sungai Lusi. 


BRATI, Grobogantoday.com -  Seorang wanita berhasil selamat walaupun telah terseret arus Sungai Lusi sejauh 7 kilometer, Selasa 12/12/2017) Korban selamat berkat sebilah bambu yang mengapung di sebelah korban.

Korban diketahui sebagai warga RT 05 RW 14 Lingkungan Kebondalem Kelurahan / Kecamatan Purwodadi, bernama Purmini.  Ibu rumah tangga berusia 41 tahun itu berhasil diselamatkan saat berada di tepian Sungai Lusi, tepatnya di Dusun Lembono, Desa Karangsari, Kecamatan Brati, sekitar pukul 09.30.

Korban pertama kali ditemukan Harsono (54), petani asal Dusun Nyurungan RT 4 RW 7 Desa Menduran, Kecamatan Brati.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Grobogantoday.com, sekitar pukul 08.30, Harsono (54), warga setempat yang kebetulan melintas di tepi sungai melihat orang terapung. Penasaran, ia berusaha mendekati korban yang hanyut di tengah-tengah Sungai Lusi, di sekitar Dusun Bantar, Desa Menduran. Ia lantas mengejar korban yang terus terhanyut menuju hilir sungai.  ”Melihat korban hanyut, saya langsung berusaha mengejarnya,” kata Hartoyo.

Sampai di Dusun Lembono Desa Karangsari Kecamatan Brati, tubuh korban menepi ke sisi utara Sungai Lusi. Di kesempatan itu Harsono langsung mengambil sebilah bambu untuk disodorkan pada korban. Purmini yang saat itu masih tersadar pun langsung meraih bambu tersebut dan ditarik ke tepian, sehingga dapat segera dievakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, Bhabinkamtibmas Desa Karangsari Brigadir Sigit Gendroyono (41)  menyambangi dusun Lembono, untuk melihat kondisi korban.  Ia segera melaporkan ya  ke Polsek Brati untuk ditindaklanjuti. Korban kemudian di bawa ke Puskesmas Brati.

”Setelah diselamatkan warga, korban masih dalam keadaan sadar, namun belum bisa diajak komunikasi. Korban segera bawa ke Puskesmas Brati untuk mendapatkan perawatan intensif. Saat diperiksa korban mengalami sesak napas dan sedikit depresi,” kata Kapolsek Brati AKP Sugiyanto. (RE)

SMK Asta Mitra Adakan Job dan Edu Fair


GROBOGAN, Grobogantoday.com - Berawal dari keinginan bahwa lulusan SMK Asta Mitra Purwodadi harus dapat bekerja dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, SMK Asta Mitra mengadakan Job dan Edu Fair. SMK Asta Mitra menggandeng beberapa perusahaan nasional dan beberapa universitas untuk berpartisipasi dalam Job  Edu fair di sekolah tersebut, Selasa (12/12).Selain itu, para siswa juga menampilkan beberapa produk inovatif karya mereka.

Para pengunjung yang didominasi peserta didik SMK tersebut nampak antusias berbincang dengan perwakilan dari beberapa perusahaan tersebut di stand masing-masing.Mereka bisa mendaftar untuk bekerja di perusahaan tersebut.


Widyarini Susi Murwanti Kepala sekolah Asta Mitra memberikan apresiasi yang sangat positif terhadap beberapa perusahaan yang telah turut serta berpartisipasi mensukseskan acara tersebut. "Kami bersyukur, beberapa perusahaan masih mempercayai kami untuk menyumbang SDM untuk perusahaannya, semoga sinergi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus terjaga dan berlanjut setiap tahunnya," ucapnya saat membuka acara di halaman SMK Asta Mitra.

Widyarini menambahkan, saat ini siswanya didominasi 80 persen wanita. Diharapkan setelah lulus mendapatkan pekerjaan sesuai bidang. Problem saat ini,  anak tak mau jauh dari orang tua. "Mereka enggan keluar Grobogan, ingin dekat keluarga. Kebudayaan ini harus dikikis. Kita harus membuka wawasan mereka , Kabupaten lain juga butuh tenaga mereka," tambahnya.

Kegiatan ini sendiri merupakan upaya sekolah untuk memaksimalkan potensi peserta didik mereka agar dapat diaplikasikan langsung di dunia kerja"Banyak siswa kami yang sudah menempati posisi-posisi strategis di beberapa perusahaan, semoga ke depannya semakin banyak murid murid kami yang sukses di dunia kerja," UCAP Widyarini saat ditemui Grobogantoday.com di sela- sela acara pembukaan.


Beberapa perusahaan yang berpartisipasi dalam acara ini antara lain PT Pharos, PT Konimex, PTIndomarco Semarang dan beberapa perusahaan lain. Selain itu ada beberapa kampus yang berpartisipasi,  diantaranya  UMK, Stikes Tlogorejo, Universitas Ngudi Waluyo dan beberapa universitas yang lain.

Acara ini sendiri berlangsung sehari penuh. Selain diisi job dan edu fair, acara juga diisi dengan berbagai kebolehan siswa dalam bidang seni. (RE)

Bupati Nias Utara "Ngangsu Kaweruh" ke Grobogan


PURWODADI,Grobogantoday.com – Bupati Nias Barat Faduhusi Daely ngangsu kaweruh ke Kabupaten Grobogan. Kabupaten di Propinsi Sumatra Utara ini belajar tentang keberhasilan Kabupaten Grobogan dalam pendataan aset dan pendapatan asli daerah. Bersama dengan tim jajaran Kepala OPD Nias Barat tersebut diterima langsung Bupati Grobogan Sri Sumarni di ruang wakil Bupati, Senin (11/12).

Bupati Nias Barat Faduhusi Daely mengatakan tujuan datang ke Kabupaten Grobogan belajar tentang aset daerah dan pendapatan asli daerah (PAD) yang sudah tinggi.  Dimana Kabupaten Nias Barat tersebut adalah Kabupaten baru lahir. Jumlahnya adaministrasi Nias Barat terdiri dari 8 Kecamatan, 106 Desa dengan penduduk 192 ribu jiwa. Sedangkan anggota DPRD ada 20 dewan.”Tujuan kami ke Grobogan untuk belajar dan melihat perkembangan daerah. Karena Grobogan adalah daerah sudah berusia 291 tahun. Hasil dari belajar ini akan kami adopsi untuk pemetaan APBD ke depena,” kata Bupati Nias Barat Faduhusi Daely.

Daely mencontohkan pendapatan PAD Grobogan mendapatkan Rp 480 miliar. Sedangkan di Nias Barat baru 18 miliar. Apalagi daerah Nias Barat merupakan darah kepulauan. Jika berkunjung ke Nias Barat bisa datang dengan pesawat dan jika memakai kapal laut butuh waktu satu hari satu malam.”Meski daerah kami kepulauan tetapi sudah membebaskan pembayaran Rastra dan biaya pendidikan mulai SD, SMP dan SMA dibebaskan dari biaya. Kemudian menggratiskan untuk keperluan pupuk bagi petani,” terang dia.

Sri Sumarni menjelaskan, keberhasilan dalam pengelolaan aset dan penataan aset dengan melaksanakan tata kelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. Untuk penata usahaan keuangan daerah kami bekerjasama dengan BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Sementara untuk APBD perubahan tahun 2017 Grobogan yaitu Pendapatan Daerah sejumlah Rp 2, 4 trilun, belanja daerah Rp 2,7 triliun dan  dan pembiayaan daerah Rp 281 miliar. Sedangkan untuk Pendapatan Asli Daerah Rp 440 miliar, atau 17,71 % dari total pendapatan daerah. Dana perimbangan Rp 1,5 triliun dan lain pendapatan asli yang sah sebesar Rp 463 miliar.

” Bentuk kerjasama dengan BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Tengah yakni asistensi dan pendampingan dalam penggunaan 3 SIMDA. Yaitu SIMDA Keuangan Daerah, SIMDA Pendapatan Daerah dan SIMDA Barang Milik Daerah. Untuk audit tahun 2016 dan tahun 2017, kita mendapat opini WTP,” tandasnya. (RE)


Monday, 11 December 2017

Sepuluh Air Terjun di Kabupaten Grobogan yang Layak Anda Kunjungi

GROBOGAN, Grobogantoday.com- Air terjun merupakan salah satu obyek wisata yang paling diburu. Di Kabupaten Grobogan ada beberapa air terjun yang layak untuk anda kunjungi. Semakin tersembunyi letaknya, semakin dicari.Selain berburu foto, biasanya pengunjung  akan menikmati waktu bersantai di air terjun tersebut. 
Tidak usah bingung mencari Air Terjun di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Disini kami akan mengulas secara singkat air terjun yang ada di Kabupaten Grobogan. Berikut Air Terjun di Kabupaten Grobogan beserta dengan alamatnya.
 1.Air Terjun Widuri. 
Berada di Dusun Widuri, Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo.

2.Air Terjun Nganyongan
Berada di Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari.


3.Grojogan Kinasih
Berada di Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari.


4.Air Terjun Bengkat
Berada di Desa Taruman, Kecamatan Klambu.


5.Air Terjun Gulingan
Berada di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan.






6.Kedung Kempul
Berada di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan.


7.Kedung Tlawah
Berada di Desa Sedayu, Kecamatan Grobogan.


8.Grojogan Jati Anom
Berada di Dusun Ngulakan, Desa Sumberjatipohon, Kecamatan Grobogan.


9.Air Terjun Watu Ondo
Berada di Dusun Linduk, Desa Lebak, Kecamatan Grobogan.


10.Grojogan Ngrandu
Berada di Desa Lebengjumuk, Kecamatan Grobogan.


Namun dari kesepuluh air tersebut, debit airnya sangat tergantung pada musim penghujan. jadi jika musim kemarau datang, debit air berkurang. (RE)
luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com