-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Longsor Meluas, Warga Dapurno di Bantaran Sungai Lusi Was-was

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Longsor Meluas, Warga Dapurno di Bantaran Sungai Lusi Was-was

 
Kondisi longsor di Dusun Ngringgit Desa Dapurno Kecamatan Wirosari. 

GROBOGANTODAY, Wirosari  – Musim penghujan membuat  warga yang berada di sekitar lokasi longsor, bantaran sungai Lusi di Dusun Ngringgit, Desa Dapurno Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan was-was. Mereka khawatir longsor semakin meluas. Longsor yang sudah berlangsung selama satu tahun ini belum tertangani.  


Sebanyak 4 kk yang terdampak longsor, yakni Supomo, Sunardi, Nadi dan Suparti. Satu KK terpaksa memindah rumahnya lantaran tanah yang mereka tinggali longsor dan tidak bisa ditempati lagi. Sedangkan 3 KK lainnya memilih bertahan karena tidak memiliki  lokasi untuk ditinggali. Longsor mengakibatkan tanah  pekarangan milik warga tergerus dan larut ke sungai Lusi. 


"Mbah Supomo sekitar satu tahunan pindah. Kalau saya punyanya hanya yang ditinggalkan ini, terpaksa bertahan," ungkap  Supartini (58), warga terdampak longsor, Senin (25/3/2024).


Berdasarkan pantauan Infogrobogan.id di lapangan, longsor semakin meluas. Bahkan sudah menggerus pondasi rumah. Posisi longsor tepat   berada di tikungan sungai Lusi. 


"Rumah milik Nadi sudah diambil  satu empyak. Tanahnya sudah hilang tergerus longsor," kata Supartini. 


Sejumlah warga yang masih bertahan mengaku khawatir dengan kondisi longsor yang semakin meluas. Apalagi  saat hujan deras mengguyur, tanah mereka ikut tergerus air. 


“Kalau hujan turun malam hari, saya sekeluarga gak bisa tidur. Takut sewaktu-waktu longsor,” ujar Supartini.


Untuk mencegah longsor semakin melebar, warga mencoba menutup tebing longsoran dengan penutup seadanya agar tanah tidak tergerus curah hujan. Namun ternyata itu kurang efektif, longsor tetap saja menggerus tanah di pekarangannya.  Tak hanya itu, pihak desa juga telah membantu memberi bambu untuk dibuat trucuk penahan longsor.


“Diberi trucuk bambu juga. Malah ikut longsor ke bawah sana. Warga juga sudah menghabiskan bambu banyak," katanya.


Warga berharap, pemerintah segera membangun talud penahan agar longsoran tidak semakin meluas. 


“Kami rakyat kecil hanya berharap agar longsor  segera ditangani," harapnya.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post