Jenasah TKI Korea Akan Datang Malam Ini

TKI KOREA MENINGGAL: Mimbarto dan Sumiyatun, orang tua TKI Korea yang meninggal tampak tabah dengan meninggalnya putranya tersebut.

PULOKULON,Grobogantoday.com- Jenasah Yosi Ashari, seorang TKI asal Dusun Mangsulan, Desa Jambon, Kecamatan Pulokulon dikabarkan meninggal dunia di Korea Selatan,Minggu (21/1/2018) akan tiba malam ini. Deikian diungkapkan Mimbarto, orang tua korban saat ditemui Grobogantoday.com di rumah duka, Rabu (21/1/2018). “Kabar dari BNP2TKI, jenasah anak saya akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta malam ini. Kemudian akan diterbangkan ke Bandara Ahmad Yani, Semarang. Kira-kira sampai Semarang jam 21.00 WIB. Kemudian akan diantar kesini,” jelasnya.

Menurut Mimbarto, Yosi merupakan putra pertama dari tiga bersaudara. Anaknya tersebut baru merasakan sakit sekitar satu tahun yang lalu. Beberapa kali pihak keluarga sudah membujuk Yosi untuk pulang ke Indonesia, namun tidak mau. “Sebenarnya ia sudah mau pulang. Malah sakitnya tambah parah, sehingga harus dilarikan ke rumh sakit,” jelasnya.

Mimbarto menjelaskan, sebelum meninggal, putranya selalu berkomunikasi dengan keluarganya. Bahkan saat di rumah sakit pun sempat telpon juga. “Hari Jumat masuk rumah sakit, hari Minggunya meninggal dunia. Kalau waktu Indonesia sekitar waktu maghrib. Saya dikabari temannya yang nungguin di rumah sakit,” ungkapnya.

Saat Grobogantoday.com ke rumah duka, keluarga sudah menunggu kedatangan jenasah Yosi. Tetangga pun sudah berdatangan untuk mengucapkan bela sungkawa.

Sebelumnya, di media sosial santer tersiar kabar, pria berusia 28 tahun meninggal dunia karena sakit TBC. Sementara waktu, almarhum disemayamkan di Rumah Sakit Fatimah Kota Dong Daegu, Korea Selatan.

Saat ditanya wartawan mengenai meninggalnya Tki di Korea Selatan tersebut, Kepala Disnakertrans Grobogan Nurwanto membenarkan hal tersebut. Informasi yang didapat, Yosi meninggal karena sakit.

Nurwanto menambahkan, pihaknya telah datang ke keluarga korban untuk menyampaikan berita duka tersebut. Menurut Nurwanto, pihak keluarga telah mengetahui perihal meninggalnya Yosi. “Pihak keluarga telah mendapatkan kabar dari salah seorang teman almarhum yang masih bekerja di Korea,” jelasnya.

Nurwanto menambahkan, Yosi tercatat sebagai TKI lgal sejak 2014. Saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan BNP2TKI dan BP3TKI Jateng untuk mengurus kepulangan jenazahnya. “Kita telah mengurus perihal kepulangannya ke tanah air. Namun itu semua butuh waktu, kita urus segala administrasinya,” katanya.

Kabar yang tersiar di facebook menyebutkan, almarhum meninggal akibat sakit TBC. Ucapan bela sungkawa dari teman-temannya mengalir di beberapa postingan. Beberapa kali  ucapan belasungkawa dibagikan beberapa pengguna media sosial. (RE)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel