Hasil Autopsi,Kematian Riko Dinyatakan Murni Kecelakaan



GODONG-Kematian Riko Fatoni (22), warga Dusun Waruk RT 4 RW 2 desa Dorolegi, Godong, Grobogan  masih menyisakan pertanyaan bagi keluarga dan warga sekitar. Keluarga meminta pihak berwajib untuk melakukan autopsi ulang, meskipun korban sudah dimakamkan.

Kedatangan tim DVI Mabes POLRI Cabang Semarang yang dipimpin AKBP Sumihastri untuk melakukan pembongkaran terhadap makam Riko Fatoni untuk melakukan autopsi ulang. Hal ini cukup mendapat perhatian dari warga sekitar. Ratusan warga memenuhi pemakaman umum Desa Dorolegi.

"Semoga penyebab kematiannya segera terkuak, jadi kita sebagai keluarga tidak penasaran, " jelas Estu yuda(19),salah seorang keluarga korban yang berhasil Grobogan Today hubungi.

Tim DVI Mabes POLRI Cabang Semarang melakukan autopsi untuk menemukan penyebab pasti kematian Riko. Menurut AKBP Sumihastri, ditemukan luka di kepala dan wajah, retaknya tulang kepala bagian kiri, tulang rusuk yang patah menembus jantung sehingga ada gumpalan darah,serta beberapa luka dibagian tubuh sebelah kiri. "Ini merupakan murni kecelakaan atau terjatuh menimpa benda keras dalam hal ini aspal. Untuk  memperoleh penyebab pastinya, perlu rekonstruksi bersama Lantas,karena ini lakalantas . Kita perlu menyocokkan luka dengan kondisi  jalan," jelasnya.

Kecurigaan keluarga korban muncul karena ditubuhnya banyak luka seperti bekas sabetan senjata tajam di bagian wajah dan tangan. Tidak cuma itu saja, biasanya kalau kecelakaan tentu disitu ada darah berceceran, tapi di tempat kejadian tidak ada sedikitpun, dan saat saya melihat berita di salah satu stasiun televisi, di situ ada saksi yang mengatakan sempat melihat tiga orang dan ada yang menginjak anak saya serta tangannya membawa parang,” jelasnya Matkuri, orang tua korban. (RE)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel