Peringatan May Day di Grobogan Diisi dengan Senam Bersama



PURWODADI, Grobogantoday.com - Peringatan Hari Buruh Internasional yang biasanya diisi dengan demo, kali ini buruh di Kabupaten Grobogan mengisinya dengan senam sehat bersama. Tak hanya buruh saja,  Bupati bersama FKPD dan jajaran OPD ikut meramaikan acara yang  dimulai pukul 07.00 di Alun-alun Purwodadi, Selasa(1/5/2018). 

Suasana serba merah terlihat di kaos yang dikenakan para buruh. Begitu juga jajaran OPD yang ikut dalam kegiatan ini. Mereka ikut bergerak mengikuti arahan para instruktur senam yang berada di depannya.

Terlihat Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni antusias mengikuti arahan dan irama lagu senam. Begitu pula Ketua DPRD Agus Siswanto, Kapolres Choiron El Atiq juga Dandim 0717/Purwodadi Letkol Arm Teguh Cahyadi. Selain itu ikut berada satu baris dengan bupati yakni Ketua PN Purwodadi Chyrilla Endah, Ketua PA Grobogan dan juga Kejari Grobogan Edi Handojo. Beserta para buruh yang tidak kalah antusiasnya mengikuti gerakan dalam senam tersebut.

Sri Sumarni mengatakan, saat ini di Kabupaten Grobogan terdapat 550 perusahaan yang memiliki 15.788 pekerja, serikat pekerja 25 unit dengan 1.725 anggota. Dari jumlah pekerja yang ada, 50 persennya merupakan pekerja perempuan dan memberikan kontribusi penting dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi.

"Wanita juga memiliki tugas yang sama dengan seorang laki-laki. Mereka sebagai tenaga kerja juga dituntut untuk mampu menghasilkan produktivitas yang tinggi sehingga berpengaruh pada produktivitas perusahaan yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan perekonomian yang luas," paparnya.

Untuk mencapai produktivitas yang tinggi, bupati menghimbau kepada para pekerja agar tetap dalam kondisi sehat supaya tidak ada gangguan kesehatan. "Harus bisa jaga kesehatan agar tetap bisa bekerja," katanya. 

Sri Sumarni meminta agar para buruh dan perusahaan meningkatkan rasa kebersamaan dan persatuan antar sesama serikat pekerja atau serikat buruh di Kabupaten Grobogan dalam rangka memperjuangkan peningkatan kesejahteraan.

"Namun pekerja juga harus meningkatkan kualitas SDM, sehingga siap menghadapi tantangan," ungkapnya.(RE) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel