Dua Atlet Asian Para Games Asal Grobogan Pamitan Bupati



PURWODADI,Grobogantoday.com- Dua atlet Asian Para Games asal Kabupaten Grobogan, yakni Sutrisno dan Gunari Eko Jarot datang ke ruang kerja Bupati Grobogan, Senin(10/9). Kedatangan atlet beserta Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan guna berpamitan dan meminta doa restu sebelum berlaga di ajang di Asian Para Games 2018 di Jakarta 6-13 Oktober.

Bupati Grobogan, Sri Sumarni menyambut baik kedatangan kedua atlet ini. Sutrisno yang berasal dari Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi akan tampil di cabor panahan. Sedangkan Gunari yang  berasal dari Desa Baturagung, Kecamatan Gubug akan turun di cabor anggar. Dalam kesempatan tersebut, Sri Sumarni memberikan motivasi dan semangat untuk kedua atlet agar bisa berprestasi maksimal di ajang tersebut, mengikuti jejak atlet Asian Games  Aries susanti Rahayu yang sebelumnya telah menyabet dua medali emas. 

“Dari pemerintah daerah akan mendukung atlet yang berlaga di Asian Para Games. Harus semangat agar bisa seperti Aries Susanti. Saya yakin bisa memperoleh medali emas. Apalagi sudah mempersiapkan diri cukup lama, sudah 10 bulan. Dan mereka adalah pilihan terbaik tim Indonesia,” ungkapnya.

Sri Sumarni menjelaskan, pihaknya akan memperlakukan sama seperti Aries Susanti Rahayu,  jika meraih medali emas dalam ajang tersebut. Pihaknya juga memberikan uang saku kepada kedua atlet sebelum meninggalkan ruang kerjanya. “Jika memperoleh medali emas pasti dapat bonus dan akan diarak keliling kota juga. Bonus akan kita persiapkan,” katanya.

Gunari Eko Jarot, atlet anggar, dalam kesempatan tersebut meminta doa restu serta dukungan kepada Bupati Grobogan dan masyarakat Grobogan agar bisa memperoleh hasil maksimal di ajang Asian Para  Games tersebut. “Target saya emas. Semoga dengan  doa seluruh masyarakat Indonesia dan persiapan yang panjang di Solo, target saya bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Sutrisno mengaku dengan persiapan latihan tiap hari selama 10 bulan bisa memperoleh hasil maksimal. Dalam cabang yang ia perkuat, yakni panahan, ada tiga negara yang menjadi lawan terberat, yakni Korea Selatan, Iran dan China. Namun ia optimis bisa memperoleh emas. “Harapannya bisa mendapatkan emas. Mohon doa restunya, sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” pungkasnya. (pj)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel