Iklan Billboard 970x250

Rusak Parah, Jalan di Kelurahan Kalongan Dikeluhkan Warga

Rusak Parah, Jalan di Kelurahan Kalongan Dikeluhkan Warga


PURWODADI, Grobogantoday- Rusaknya jalan  Danyang-Kuwu, tepatnya di Kelurahan Kalongan, Kecamatan Purwodadi banyak dikeluhkan warga. Selain kerap menimbulkan kecelakaan, rusaknya jalan juga membuat beberapa sperpart kendaraan yang melintas cepat rusak. Warga berharap, dinas terkait segera bertindak agar kerusakan tidak semakin parah dan menimbulkan korban.



Berdasarkan pantuan Grobogantoday.com di lapangan, kerusakan jalan terjadi di puluhan titik dengan tingkat kerusakan yang berbeda. Selain berlubang cukup dalam, sisa material batu yang semula digunakan untuk penutup lubang tampak cukup terjal. Lubang menganga dengan diameter lebih dari satu meter membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati. 


Hal ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat dikeluhkan para pengguna jalan karena bisa membahayakan keselamatan mereka. “Lubangnya cukup dalam. Jadi harus pelan-pelan kalau gak mau celaka. Velg motor saya rusak gara-gara terperosok lubang. Untung saya gak apa-apa,” ungkap Paryono, salah satu pengguna jalan, Senin(4/3/2019 .


Selain aspal yang mengelupas, penerangan yang sangat minim di malam hari membuat para pengguna jalan harus hati-hati jika melintas. Usai hujan turun, lubang tertutup air hingga membahayakan pengguna jalan. “Parah banget lubangnya. Apalagi musim hujan begini, lubangnya tambah lebar,” kata Teguh, pengguna jalan yang lain.



Warga berharap, kerusakan jalan yang menjadi akses utama warga ini segera diperbaiki. “Kami mohon kepada dinas terkait agar segera memperbaiki jalan yang rusak. Ini kan jalan utama,” pintanya. (RE)
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

1 comment

  1. Saya sering lewat jalan tsb dari tahun 2014 s/d sekarang, minimal 1 minggu 1x, saya melihat hanya diyambal batu padas yang notabene jalan tetap dalam kategori rusak. Saat lubang jalan tergenang, banyak pengendara lain terkena cipratan air yang keruh, semoga tahun ini ada tindakan dari stakeholder supaya minimal di aspal ulang

    ReplyDelete

Post a Comment

Iklan Tengah Post