yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Diduga Dianiaya Temannya, Siswa SMP di Grobogan Ditemukan Tak Bernyawa

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Diduga Dianiaya Temannya, Siswa SMP di Grobogan Ditemukan Tak Bernyawa



PURWODADI,Grobogantoday.com- Nasib nahas menimpa Dimas Angga Prasetya (13), siswa kelas VIII E SMPN 4 Purwodadi. Ia ditemukan tak bernyawa di jalan desa, Dusun Krandon,  Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, Selasa (17/9) sekitar pukul 13.30 WIB.  Diduga korban dianiaya temannya sendiri. Penganiayaan dilakukan sepulang sekolah, disaksikan sejumlah temannya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, sebelum ditemukan, Angga diketahui sempat mengantar pulang temannya di Desa Nglobar mengendarai sepeda motor. Setelah itu, Angga langsung bermaksud pulang ke rumahnya di Dusun Kepoh, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon.
          
Warga mendapati tubuh korban  tergeletak di pinggir jalan masih memakai seragam. Oleh warga, korban kemudian dibawa ke puskesmas Pulokulon 2. Namun saat sampai di puskesmas, korban sudah dinyatakan meninggal dunia.

Menurut Suwardi, paman korban, keponakannya tewas karena dianiaya oleh temannya sendiri. Penganiayaan dipicu aksi ejek antara korban dengan pelaku. Tidak terima dengan ejekan korban, pelaku yang sudah ganti pakaian kemudian menghadang korban sepulang sekolah bersama sejumlah temannya.  Korban dihentikan, kemudian dianiaya oleh tersangka. Korban kemudian ditinggalkan di tepi jalan bersama motornya.

Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Amin Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan jika ada siswa SMPN 4 Purwodadi yang meninggal setelah pulang dari sekolahan. Hanya saja, pihaknya belum mengetahui penyebab meninggalnya korban. '' Kabid Pendidikan SMP dan kepala sekolah sudah saya minta untuk menindaklanjuti masalah ini. Masalah ini saya serahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang," katanya.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya sudah mengamankan dua orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihaknya mengaku harus hati-hati dalam menangani kasus tersebut. “Orang-orang yang terlibat masih di bawah umur, maka kami harus berhati-hati,” ungkapnya. (RE)

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

1 comment

  1. Anak" di bawah umur di lindungi oleh undang"..tp kalo sudah melakukan tindak kriminal yg berujung hilangnya nyawa seseorang,apakah masih pantas di lindungi?,,jika sampai lolos dari hukum besarnya mau jadi mafia?,,tolong di usut dan di beri hukuman sepantasnya,,miris liat pelajar jaman sekarang��

    ReplyDelete

Post a Comment

Iklan Tengah Post