yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Tak Seramai Sebelumnya, Boyong Grobog Perlu Inovasi

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Tak Seramai Sebelumnya, Boyong Grobog Perlu Inovasi



PURWODADI, Grobogantoday.com - Acara boyong grobog mperingati hari jadi Kabupaten Grobogan ke -294 tak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya warga sangat berjubel di Alun-alun Purwodadi dan sepanjang jalan yang dilalui rombongan, tahun ini nampak begitu lengang.


"Ini jadi catatan kita untuk diperbaiki. Harus cari inovasi, agar tak monoton. Sehingga menjadi daya tarik masyarakat," ungkap Sekda Grobogan, Moh. Sumarsono, Selasa(3/3/2020).


Menurutnya, sosialisasi yang kurang dan banyaknya rangkaian hari jadi membuat masyarakat tidak fokus ke salah satu acara saja. Masyarakat akan lebih memilih acara yang menurutnya menarik untuk ditonton.


"Bisa jadi sosialalisasi kurang, sehinggga informasi tidak sampai ke masyarakat. Mungkin acara  berikutnya, yakni kirab budaya akan ramai," ungkapnya.


Namun begitu, warga yang datang tetap saja berdesak-desakan memperebutkan gunungan boyong grobog Hari Jadi Kabupaten Grobogan ke-294 di Alun-alun Purwodadi, Minggu (3/3/2020). Tak hanya dari warga lokal, beberapa pengunjung dari luar kota pun hadir. Selain ingin meramaikan hari berdirinya kabupaten yang terkenal dengan kedelai ini, umumnya warga ingin mendapatkan berkah.

Acara Boyong Grobog yang dihadiri Bupati, seluruh FKPD serta Kades/Lurah se-Kabupaten Grobogan ini berlangsung cukup meriah. Dalam sambutannya, Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengatakan Boyong Grobog merupakan sejarah pindahnya pemerintahan dari Kecamatan Grobogan ke Kecamatan Purwodadi(sekarang). “Mohon doa restunya, semoga Grobogan lebih hebat. Dengan adanya gunungan ini menandakan kemakmuran masyarakat Grobogan,” tuturnya.

Keseruan terjadi saat rebutan gunungan. Beberapa anak nekat naik ke puncak gunungan mengambil sayuran dan buah-buahan. Warga meyakini, dengan memperoleh isi gunungan tersebut akan memperoleh berkat kesejahteraan. “Tadi kan sudah didoakan. Semoga bisa memperoleh berkah,” ujar Siti, warga Kecamatan Klambu yang ikut berebut gunungan.

Tak hanya gunungan, ratusan tumpeng juga disediakan. Para tamu bisa menikmatinya di tempat yang telah disediakan panitia. (RE) 
Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

2 comments

  1. Cendol dawet piro 5ratusan nggak pakai ketan jirolupat 5 nem 7 8 tak gintang gintang

    ReplyDelete
  2. Tuku klambi anyar nang jero lemariku jo lali tanggal 8 februari ambyar bareng lord sri sumarni bersama didi kempot

    ReplyDelete

Post a Comment

Iklan Tengah Post