Kades Jenengan, Klambu, Diduga Menjadi Korban Dimas Kanjeng



KLAMBU-Sejumlah warga menggeruduk kantor kepala desa Jenengan, Kecamatan Klambu, Grobogan, Jawa Tengah. Mereka mencari Kepala Desa untuk meminta kembali uang mereka yang diduga dibawa Kepala Desa untuk digandakan di padepokan Dimas Kanjeng.

Di kantor Kepala Desa, warga tidak menemukan Kades Jenengan, Agus suseno. Mereka hanya mendapati ruangan kosong yang berdebu. Warga ditemui oleh Sekdes Jenengan, Juadi. Menurut penuturan warga, Fadholi,mereka dimintai sejumlah uang sebesar 7 juta sampai 40 juta Rupiah. Namun setelah dua tahun warga belum mendapatkan hasil apapun. "Kami tak dapat apa-apa selama dua tahun ini. Malah Agus suseno sudah pergi dari rumah sejak Juli lalu, " jelasnya

Menurut keterangan sekdes Jenengan, Juadi, Agus suseno diduga membawa uang desa sebesar 109 juta. Uang tersebut merupakan hasil lelang tanah bengkok dan uang Pajak Bumi dan Bangunan. "Uang desa juga dibawa, " jelasnya. 

Juadi menambahkan, banyak warga yang harus menahan kecewa jika harus meminta tanda tangan Kepala Desa. Kades Jenengan tidak pernah berada di kantornya. 

Belakangan nama Dimas Kanjeng mencuat setelah yang bersangkutan ditangkap polisi atas dugaan kasus pembunuhan terhadap dua pengikutnya. Jumlah pengikut Dimas Kanjeng sangat banyak, mereka rela menyetorkan uang dengan dalih untuk digandakan. (grobtoday) 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel