Sosialisasi KUR Untuk Usaha Mikro dan Kecil



GROBOGAN - Dinas Koperasi  dan UMKM  Kabupaten Grobogan menyelenggarakan sosialisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR)diikuti pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari Kabupaten Grobogan dan sekitarnya.Sosialisasi ini diselenggarakan di Gedung Dekopinda,Senin(21/11).

Dinas Koperasi dan UMKM menggandeng dua mitra kerjanya, yakni Bank Jateng dan BRI untuk memaparkan soal KUR dan transaksi elektronik tersebut.Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Srie Etikdyah, mengatakan, kegiatan ini sengaja mereka lakukan untuk lebih mendekatkan pelaku UMKM pada akses permodalan.“Selama ini, banyak pelaku usaha yang terhenti kegiatan usahanya, karena kurang modal. Sehingga ada anekdot di masyarakat, bahwa UKM itu adalah usaha kurang modal,” katanya.

Sementara di lain pihak, banyak pelaku usaha yang tidak tahu atau tidak memiliki akses kepada penyedia modal.“Padahal, sekarang ini BUMN gencar memberi bantuan permodalan ke pelaku usaha. Inilah yang harus diketahui para pelaku UMKM, dan harus dimanfaatkan untuk peningkatan usaha,” kata Etik.

Etik menambahkan,ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pelaku UMKM sebelum mengajukan KUR. "Baru beberapa saja yang mendapatkan KUR,maka akan kami pertemukan dengan perbankan.Untuk mendapatkan KUR  minimal menjalankan usaha selama 6 bulan .Silakan ikut bank mana saja,semua menyediakan.Jika ingin menambahkan modal," jelasnya.
Dinas Koperasi dan UMKM berjanji akan melakukan  pendampingan sampai memperoleh KUR."Sebelum mengajukan KUR,terlebih dahulu harus memenuhi persyaratan.Kalau belum punya PIRT silakan hubungi  kami.Disamping itu, sertifikat  ijin usaha mikro kecil dari camat merupakan salah satu syarat mendapatkan KUR," pungkasnya.

Dinas Koperasi dan UMKM berharap, program ini dapat dimanfaatkan seluas-luasnya oleh UMKM terutama usaha mikro  untuk pengembangan usahanya.

Yudono SH,mewakili kabag Perekonomian mengatakan,bahwa Bupati Grobogan sangat melindungi UMKM."Hal ini bisa kita lihat dalam Misi bupati,pemberdayaan pertanian dan usaha mikro kecil menengah untuk kesejahteraan rakyat.Hal ini akan dijabarkan SKPD terkait.UMKM sektor yang tidak tergoyahkan dengan adanya berbagai macam isu," jelasnya.
Hal yang perlu diperhatikan adalah permodalan,produksi dan pemasaran."Untuk produksi sudah kita dampingi dengan berbagai macam pelatihan.Sedangkan untuk pemasaran,kita hubungkan dengan beberapa retail dan pusat oleh-oleh," ungkapnya.

Dengan fasilitas perkreditan yang ada,diharapkan penerima KUR men taati kesepakatan yang ada,sehingga kredit lancar dan menarik nasabah yang lain.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel