Desa Wisata Banjarejo Terus Bersolek


GROBOGAN – Ada banyak cara yang ditempuh para pegiat wisata di Desa Wisata Banjarejo untuk menarik pengunjung. Walaupun memiliki jarak cukup jauh dari kota Purwodadi, namun desa wisata yang pertama kali dilaunching oleh bupati Grobogan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.Rata-rata per minggu,jumlah pengunjung sekitar 600 orang.

Ini diakui oleh pemilik rumah fosil Banjarejo,Achmad Taufik yang tak lain merupakan Kepala Desa Banjarejo sendiri, semenjak dilaunching oleh Bupati Grobogan desanya menjadi semakin ramai. “Kenaikan jumlah pengunjung sekitar 30 persen. Kalau hari biasa, didominasi anak sekolah yang mengerjakan tugas dari gurunya. Biasanya observasi fosil dan artefak,” jelasnya.

Taufik menambahkan,ada beberapa tempat yang ditawarkan desa Wisata Banjarejo, diantaranya rumah fosil, situs Medang, bekas pengeboran minyak Belanda, belajar kotek lesung serta simulasi,eskavasi dan konservasi. “ Untuk biaya masuk rumah fosil dan bekas pengeboran minyak Belanda kita kenai biaya 2 ribu. Kecuali eskavasi dan konservasi ada biaya tambahan,” tuturnya.

Saat ini di bekas pengeboran minyak Kolonial Belanda dibangun beberapa spot foto yang ditawarkan kepada pengunjung. Hal ini menambah daya tarik para pengunjung,khususnya kawula muda untuk berselfie. “Banyak kawula muda kesini sekedar untuk berfoto saja,” pungkas Taufik.

Seperti halnya Yayang dini,salah seorang pengunjung dari Kecamatan Grobogan yang sengaja berkunjung karena penasaran dengan spot foto yang disediakan. “Sebenarnya udah sering kesini. Tapi dulu spot fotonya belum ada,” jelasnya.

Namun,akses jalan menuju desa wisata Banjarejo kondisinya cukup memprihatinkan. Jalan masih berlubang dan banyak kubangan saat hujan turun. Hal ini takkan berlangsung lama, akses jalan dari Kecamatan Ngaringan maupun Kecamatan Kradenan akan segera diperbaiki. Pemkab Grobogan akan mengucurkan dana sebesar 20 miliar untuk perbaikan jalan tersebut.

Alokasi anggaran tersebut dimasukkan dalam rancangan Kebijakan umum Anggaran dan prioritas Plafon APBD 2017.”Anggaran perbaikan akses jalan menuju desa wisata Banjarejo sudah kita anggarkan senilai 20 miliar. Saya telah meminta,perbaiakan ini dituntaskan tahun 2017,” jelas Sri Sumarni.

Saat meresmikan Desa wisata Banjarejo, Bupati Grobogan memang sempat berjanji akan  segera melakukan perbaikan akses jalan menuju desa wisata. “Disamping meningkatkan roda perekonomian,sekaligus menunjang perkembangan desa wisata,” pungkasnya.(iyant)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel