Anggota Polres Diuji Kemampuan Beladiri


GROBOGAN - Untuk meningkatkan kualitas dalam kecakapan mental dan emosi diri, puluhan personel polri yang dipromosikan naik pangkat, dites kemampuan beladiri. Perintah tersebut didasarkan surat telegram Kapolri tentang kewajiban mengikuti ujian beladiri bagi personel polri dalam golongan pangkat brigadir maupun inspektur polisi.

Kewajiban mahir beladiri tersebut juga untuk memenuhi persyaratan usulan kenaikan pangkat (UKP) guna mendukung persyaratan umum dan administrasi. Kapolres Grobogan AKBP Satria Rizkiano SIK MSI MM menegaskan bahwa latihan khusus beladiri ini memang harus terus diasah secara rutin.

Ini mengingat situasi kamtibmas dan tingkat tindak kriminalitas yang tinggi pula. Sebelum menggunakan senjata api, terlebih dulu untuk bisa melumpuhkan pelaku kejahatan dengan tangan kosong.

''Selain sebagai penerapan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi segala situasi, latihan bela diri, juga menjadi salah satu syarat untuk kenaikkan pangkat,” tegasnya Jumat (17/3).

Kapolres menambahkan, anggota polisi secara fisik harus mahir beladiri, baik dengan tangan kosong maupun dengan senjata. Sebab, beladiri salah satu bagian dari kesiap siagaan anggota dalam mengamankan semua obyek vital maupun untuk memberi bantuan masyarakat.

''Sehingga selain bisa menjaga diri sendiri juga masyarakat yang membutuhkan perlindungan,'' tegasnya.


Beladiri, imbuh mantan Kapolres Bangka Selatan, selain dapat menjaga diri seorang anggota polisi, juga bisa untuk menjaga kesehatan. Apalagi sekarang ada penegasan dari Kapolri kemampuan bela diri ini menjadi prasyarat naik pangkat

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel