Desa Tunggulrejo Anggarkan 100 Juta Untuk Perbaikan Jembatan


GROBOGAN- Ambrolnya dua sayap jembatan di Dusun Ngamban, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan semakin parah, sehingga kendaraan roda empat tak bisa melintas lagi. Hal ini mengakibatkan warga harus memutar arah sejauh 15 kilometer jika harus ke Kota Kecamatan.
Demikian diungkapkan Ismawati(33), warga Dusun Ngamban saat diwawancarai Harian Pati. Menurutnya, ambrolnya dua sayap jembatan ini sudah berlangsung sekitar lima bulan, sejak musim hujan datang. “Sejak lima bulan yang lalu jembatan ini sudah mulai ambrol. Awalnya tidak begitu parah, namun saat ini kendaraan roda empat sudah tidak bisa melintas,” terangnya.
Ambrolnya dua sisi jembatan mengakibatkan badan jalan ikut ambrol ke sungai Sadang. Beberapa kali warga bersama pemilik kendaraan roda empat patungan membeli batu untuk menutup badan jalan yang ambrol. Namun material yang sudah digunakan untuk menutup badan jalan ikut tergerus bersama aliran sungai Sadang. “Beberapa kali warga sudah patungan, namun percuma saja. Semua batu hanyut,” tambah Ismawati.
Petani yang mengangkut hasil panenannya harus memutar arah sejauh 15 kilo meter atau memilih melangsir hasil panenannya dengan dua kendaraan. “Jika panen harus menggunakan dua mobil truk di dua sisi sungai, karena truk tidak bisa melintas jembatan,” jelas Parmin.
Anak-anak sekolah harus berhati-hati melintasi jembatan ini , karena sewaktu-waktu badan jalan bisa ambrol ke sungai. “Was-was juga jika melihat anak-anak melintasi jembatan,” tambah Parmin.
Kades Tunggulrejo, Parmin, saat dimintai keterangan menjelaskan jika kerusakan jembatan di desanya tersebut sudah dianggarkan dalam anggaran desa. Jembatan dengan panjang 5 meter dan lebar 2,5 meter ini berada di jalan desa, sehingga pihak desalah yang berkewajiban memperbaikinya. “Kita sudah siapkan anggaran senilai 100 juta Rupiah. Secepatnya pembangunan akan segera kami lakukan,” terangnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel