Pasar Murah Dijejali Ibu Rumah Tangga


GROBOGAN-Di tengah harga kebutuhan yang melambung tinggi, Persit Kodim 0717/Purwodadi menyelenggarakan pasar murah dalam pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke 99 Tahun 2017 di Desa Karangsari, Kecamatan Brati, Rabu(5/7). Payung bersambut, kegiatan ini diserbu ratusan ibu rumah tangga. Mereka berdesak-desakan karena takut tidak kebagian.

Ny. Santoso, istri  Danramil Brati selaku koordinator kegiatan mengatakan, maksud dan tujuan diselenggarakan pasar murah adalah untuk membantu masyarakat Desa Karangsari. Selain itu juga  untuk mensukseskan rangkaian acara pembukaan TMMD yang diadakan dilapangan Desa Karangsari. “Semua kebutuhan pokok mahal. Mungkin kegiatan pasar murah ini bisa sedikit membantu warga,” ungkapnya.

Sembako yang disediakan dipatok dengan harga di bawah harga pasaran. Misalnya harga  gula pasir 10 ribu per kilo, minyak goreng 10 ribu per liter,syrup kartika 15 ribu perbotol dan mie instan 7 ribu per 5 bungkus. Selain itu dijual juga susu, sabu dan berbagai macam bumbu dapur.

Sumarti (24) warga Karangsari mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia bisa sedikit berhemat, sehingga bisa menabung.  "Saya sangat berterima kasih dengan adanya pasar murah ini karena sangat membantu kami karena harganya lebih murah dari yang ada di pasaran," tuturnya. (iya)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel