Jenasah TKI Asal Grobogan Yang Meninggal di Malaysia Telah Dimakamkan



KLAMBU,Grobogantoday.com- Jenasah Ika Ratna Desi Oktavia (20), seorang TKI  dari Desa Taruman, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang dikabarkan meninggal dunia di Malaysia, Sabtu (24/2/2018) akhirnya sampai di rumah duka, Rabu(28/2/2018) pukul 00.15 WIB. Kedatangan pahlawan devisa ini disambut isak tangis beberapa anggota keluarga. “Alhamdulillah jenasah ponakan saya sudah sampai,” jelas Yuli Haryati, bibi korban .



Ika diketahui yatim piatu, kedua orang tua serta adiknya telah meninggal dunia. Jenasah Ika  diangkut dengan mobil jenasah milik BP3TKI(Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia). Serah terima jenasah dihadiri oleh BP3TKI Jawa Tengah, Kepala Disnakertrans Grobogan, Muspika Klambu, PJTKI yang memberangkatkan korban, Bhabinkamtibmas dan Babinsa desa setempat. Setelah serah terima, jenasah langsung dimakamkan di pemakaman umum desa setempat.



Yamos Makole, perwakilan perusahaan dimana korban bekerja ikut datang ke rumah duka. Pihak perusahaan telah menyerahkan asuransi serta santunan dari perusahaan kepada pihak keluarga. “Untuk asuransi dan santunan telah kami serahkan. Sedangkan hak-hak yang lain menyusul,” ungkapnya.

Sebelumnya, kabar duka kembali menyelimuti TKI asal Grobogan. Kali ini seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Grobogan dikabarkan meninggal dunia di Malaysia. Korban diketahui bernama Ika Ratna Desi Oktavia (20), warga Desa Taruman, Kecamatan Klambu.


Kepala Disnakertran Grobogan Nurwanto kepada wartawan menjelaskan bahwa meninggalnya TKI itu disampaikan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia melalui surat tertanggal Minggu (25/2/2018) kemarin. Diberitahukan bahwa korban meninggal akibat penyakit TBC. Korban meninggal dunia sejak Sabtu (24/2/2018) pukul 15.05 waktu setempat. Jenasah korban saat ini masih berada di ruang jenasah RS Sultanah Aminah Johor Baru, Malaysia.


Menurut Nurwanto, pihaknya telah menyampaikan kabar duka tersebut kepada pihak keluarga korban. Tetapi keluarga korban telah mendapatkan informasi dari rekan korban di Malaysia. Rencananya jenasah korban akan dipulangkan Selasa (27/2/2018) besok. “Jenasah korban akan diterbangkan ke Jakarta, kemudian ke Jogja,” jelasnya. (RE)



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel