Pemkab Grobogan Uji Coba Penerapan Lima Hari Kerja



PURWODADI,Grobogantoday.com – Penerapan lima hari kerja mulai diuji coba Pemkab Grobogan mulai awal bulan Mei ini. Hal ini dilakukan menyusul 30 kabupaten lain di Jawa Tengah yang sudah terlebih dahulu menerapkannya. Demikian diungkapkan  Moh Sumarsono, Sekda Grobogan kepada wartawan. “Masih ada lima kabupaten yang belum menerapkan, termasuk Grobogan. Bulan Mei ini mulai kita uji coba lima hari kerja,” katanya.

Sedangkan  untuk sekolah tetap beraktivitas enam hari kerja seperti biasanya. Demikian pula pada tempat pelayanan publik, seperti pengurusan KTP, KK, puskesmas, RSUD.  Nantinya, akan ditempatkan petugas secara bergiliran.Sedangkan di Satpol, damkar, dan BPBD juga akan tetap ada aktivitas penuh. Soalnya, ada sistim sift pada instansi ini. “Dalam hal ini, pemerintah desa atau kelurahan juga melaksanakan uji coba lima hari kerja,” ungkapnya.

Sebelum dilakukannya uji coba, pihaknya telah mendapat persetujuan dari DPRD Grobogan. Hasil uji coba nanti akan dievaluasi dan dilaporkan ke gubernur dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. “Jika memang sudah layak, maka akan dilaksanakan. Layak atau tidak, dipertimbangkan aspek peningkatan kinerja dan efisiensi,” terangnya.

Sumarsono menambahkan, saat ini instansi pusat, provinsi dan vertikal juga sudah mengikuti lima hari kerja. Penerapan lima hari kerja diharapkan bisa memudahkan koordinasi. “Saat kita melakukan enam hari kerja, kadang  sedikit menemui kendala koordinasi ketika ada kegiatan pada akhir pekan. Sebab instansi lain libur,” jelasnya. (RE)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel