-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Nahas, Seorang Sopir Truk Meninggal Mendadak Saat Ganti Ban

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Nahas, Seorang Sopir Truk Meninggal Mendadak Saat Ganti Ban


GROBOGANTODAY.COM - Terjatuh saat mengganti ban truknya yang bocor, seorang sopir meninggal dunia secara  mendadak di  pinggir Jln. Raya Purwodadi – Solo tepatnya depan bengkel tambal ban milik Rukan di Dusun Banyuurip RT 07 RW 01 Desa Bandungharjo, KecamatanToroh, Kabupaten Grobogan, Senin(7/3/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. 


Korban diketahui bernama Heru Wibowo(35), warga Dusun Kembangan RT 02 RW 05 Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogantoday.com, sekitar pukul 06.30 WIB korban datang dari arah selatan dengan mengemudikan truk dengan nomor polisi K1524 QF yang bermuatan pasir. Sesampainya di lokasi kejadian, ban sebelah kanan truk mengalami bocor.  Selanjutnya korban berhenti dan meminjam dongkrak milik Rukan(69), seorang pemilik tambal ban. 


Sekitar pukul 09.00 WIB, Rukan yang pada saat itu berada tidak jauh dari korban, melihat korban sedang jongkok dan akan berdiri. Namun tiba-tiba korban terjatuh ke arah kanan dan kepala korban bagian kanan membentur batu yang ada didekatnya.  Melihat korban jatuh dan kejang-kejang, Rukan memanggil Joko Pujianto(30) yang pada saat itu sedang bekerja sebagai tukang parkir rumah makan rica-rica entog yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Toroh.


Selang 15 menit, petugas kepolisian Polsek Toroh dan tim medis dari Puskesmas Toroh I serta tim inafis Polres Grobogan datang ke lokasi kejadian. Namun korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.


"Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Purwodadi untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan oleh tim dokter RSUD, pada kepala korban bagian kanan mengalami hematum (benjol) akibat benturan benda tumpul dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," jelas Kapolsek Toroh, AKP Darmono. 


Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. "Keluarga menolak dilakukan otopsi yang selanjutnya membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi," jelas kapolsek. 


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a comment

Iklan Tengah Post