Promosi Wisata Grobogan Lewat Batik Tulis



PURWODADI-Banyak cara untuk mempromosikan potensi wisata di daerah.Salah satunya melalui inovasi motif batik tulis.Seperti yang dilakukan beberapa ibu rumah tangga di Kelurahan Purwodadi,Kecamatan Purwodadi,Grobogan,Jawa Tengah.Motif  wisata yang dibuat seperti api abadi  Mrapen,Kedung ombo,Bledug kuwu,Kisah legenda Joko Taruh.Meskipun hanya buatan ibu rumah tangga,namun batik dengan motif tempat wisata cukup diminati berbagai kalangan.

Siapa yang tidak mengenal batik,busana yang menjadi warisan budaya bangsa Indonesia kini semakin diminati dan terus dikembangkan dengan berbagai macam motif.Salah satunya yang dilakukan oleh seorang pengrajin batik tulis di Purwodadi,Grobogan.Dengan mempekerjakan anak putus sekolah dan ibu rumah tangga untuk membuat batik  tulis dengan motif wisata dan kekayaan alam.Pengrajin sengaja menggunakan anak putus sekolah dan ibu rumah tangga di sekitarnya agar mereka memiliki ketrampilan  dan keahlian,sehingga taraf kehidupan mereka meningkat.

May Sugiyarti(24),salah seorang pekerja  batik tulis menyatakan sangat terbantu perekonomiannya sejak ikut membuat batik tulis."Alhamdulillah,bisa bantu orang tua .Tambah pemasukannya,"jelasnya.Para pekerja biasanya mengerjakan mulai pencantingan,pewarnaan dan pencucian,sedangkan untuk pembuat desain dipegang oleh tenaga khusus.

Menurut Susi handayani(56),ide kreatif membuat motif wisata berawal dari kurang bervariatif motif batik tulis Grobogan sehingga muncul ide untuk mengangkat potensi wisata daerah dengan menjadikannya motif batik khas Grobogan."Sekalian bisa promosi tempat wisata di Grobogan,kan selama ini wisata di Grobogan belum banyak dikenal,"jelasnya.

Kesan batik yang kuno kini mulai hilang dengan adanya inovasi batik yang menampilkan corak warna cerah yang disukai kawula muda.Selain membuat batik tulis,Susi handayani juga membuat pakaian jadi .Harga batik tulis bermotif obyek wisata ini dibandrol  dengan harga yang bervariatif,antara 120 ribu sampai 200 ribu ,tergantung kesulitan dalam pembuatannya.Sementara untuk busana batik yang siap pakai dibandrol 250 ribu per potongannya.

Berkat keuletan dan keseriusan dalam mengembangkan batik tulis Grobogan,usaha yang baru dirintis selama tiga tahun ini telah berbuah manis.Karyanya kini telah diminati berbagai kalangan."Selain instansi pemerintahan,banyak pemesan batik berasal dari luar daerah.Kadang kala buat oleh-oleh saat berkunjung ke Grobogan,"jelasnya.Sekarang,Susi Handayani telah memiliki outlet sendiri untuk memasarkan  batik tulisnya,yang beralamatkan di Jalan Pemuda,Purwodadi.(IRE)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel