PWPG Sulap Pakaian Tak Terpakai Menjadi Sesuap Nasi Untuk Warga Tak Mampu


GROBOGAN - Ada yang bisa dicontoh dari aksi sosial yang dilakukan paguyuban ini. Paguyuban Warga Purwodadi(PWPG) ini melakukan gerakan sederhana, namun sangat mengena. Minggu(11/12) paguyuban ini melakukan aksi social di Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.

Apa yang mereka lakukan? Mulai pukul 05.30 WIB warga desa sudah berdatangan ke balai Desa Ledokdawan. Ternyata Paguyuban ini mengadakan bazar pakain. Segala jenis pakaian mulai dari baju, kaos,celana,jaket,kemeja ada disini. Panitia mematok harga cukup murah, sehingga warga sangat antusias membeli  pakaian yang disediakan panitia. “Kami hanya mematok harga dari 5 ribu sampai 10 ribu, itupun masih kita diskon jika beli lebih dari satu. Rencananya buka jam 08.00, tapi jam 05.30 warga sudah berjubel disini” jelas salah satu panitia, Ardiles.

Ardiles menjelaskan, bazaar pakaian ini sudah direncanakannya sejak 2 tahun lalu, namun baru terlaksana tahun 2016 ini. Pakain yang ada di bazar ini pun berasal dari anggota PWPG sendiri. “Semua pakain ini dari anggota PWPG yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya. Walaupun pakaian pantas pakai, namun masih sangat layak kok,” tuturnya.

Ardiles menambahkan, hasil penjualan pakaian tersebut langsung digunakan untuk membeli sembako dan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. “Alhamdulillah, semua hasil penjualan kami salurkan kepada warga yang membutuhkan dalam bentuk sembako. Sedangkan sisanya kami salurkan dalam bentuk uang tunai.

Warga dan karang taruna Desa Ledokdawan menyambut baik acara bazar pakaian dan santunan kepada warga yang membutuhkan ini. “Kami sangat trenyuh melihat anak muda yang masih memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” tutur Narto(52),Ketua RT setempat.

Ungkapan yang sama diungkapkan Bejo(54), kegiatan seperti itu belum pernah ada sebelumnya di kampungnya. “Semoga bisa menjadi contoh bagi yang lain,” ungkapnya.

Sri, salah seorang penerima santunan merasa sangat bahagia ada yang mau mengulurkan tangan untuk keluarganya. “Semoga apa yang dilakukan saudara-saudara ini mendapatkan balasan dari Allah,” ungkapnya.

Acara bakti social semacam ini akan terus dilakukan paguyuban yang didominasi  warga Grobogan di perantauan ini. “Kami fokus untuk membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Walaupun tak seberapa, semoga bermanfaat,” tutur Maryuanarsis, Sekjen PWPG. (ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel