Jumlah Anggaran Jalan Propinsi Turun Drastis


GROBOGAN - Perbaikan jalan Provinsi yang masuk Kabupaten Grobogan, tahun 2017 akan kembali dilanjutkan. Perbaikan akan dilakukan dengan rigid beton dan lainnya dengan hotmik serta perbaikan biasa.
“Tahun ini beberapa ruas akan dilakukan pembetonan lagi seperti tahun lalu, sisanya perbaikan rutin saja,” ujar Kasi Jalan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga wilayah Purwodadi Purwadi, Selasa (18/1).
Binamarga Jawa Tengah menganggarkan dana sekitar 48 M untuk perbaikan jalan propinsi di 6 titik di Kabupaten Grobogan. Perbaikan dengan rigid beton akan dilakukan sepanjang 7 km, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sepanjang 26 Kilometer dengan ruas Purwodadi-Wirosari sepanjang 1 km, ruas Wirosari-Kunduran  sepanjang 1 km, Wirosari-Sulur-Singget sepanjang 2 km,Kuwu-Galih sepanjang 1 km, Purwodadi-Geyer sepanjang 1 km dan Tegowanu-Tanggungharjo sepanjang 1 km . Saat ini proses lelang masih berlangsung. Setelah selesai akan dilakukan pengerjaan rigid beton dan yang lainnya. “Saat ini kita fokus ke lokasi jalan yang betul-betul rusak. Untuk jalan alternatif hanya akan dilakukan pemeliharaan rutin saja,” jelas Purwadi.
Sementara itu, informasi yang didapat menyatakan, panjang jalan milik propinsi di wilayah Grobogan yang masuki kewenangan Balai Pelaksana Teknis Bina Marga jawa Tengah Wilayah Purwodadi sekitar 152km. Sejak beberapa tahun lalu hingga akhit tahun 2016, ruas jalan yang selesai diperbaiki mencapai 113 km. Sedangkan sisanya sekitar 39 km belum dituntaskan.”Kami menargetkan tahun 2020 akan tuntas semua. Karena di tahun ini, anggaran untuk perbaikan jalan menurun dari tahun sebelumnya,” jelas Purwadi.
Jalan Purwodadi-Kudus  Segera Ditangani
Keluhan warga terkait banyaknya ruas jalan rusak di jalur Purwodadi-Kudus mendapat respons dari Pemprov Jateng. Rencananya, tidak lama lagi, kerusakan yang muncul akan segera ditangani.
Kasi Jalan Balai Pelaksana Teknis (BPT) Dinas PU, Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Wilayah Purwodadi,Purwadi mengatakan, pada jalan tersebut sedikitnya ada 40 titik kerusakan. Setiap titik jalan yang rusak memiliki lebar 3 meter dan panjang 6  meter.Titik kerusakan ini akan ditangani dengan menganti beton pada jalan yang rusak parah. Kemudian untuk jalan yang tingkat kerusakannya lebih ringan akan ditambal langsung menggunakan kerikil, pasir dan semen.
“Perbaikan jalan rusak di 40 titik akan diprioritaskan lebih dulu untuk mengurangi tingkat kerusakan. Untuk kerusakan yang tidak terlalu parah akan ditambal dulu,” kata Purwadi pada wartawan.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel