Nenek Menyeberang dengan Ember Ditemukan Tewas


GROBOGAN –Nenek Lasinah(60), warga Desa Kalanglundo, Kecamatan Ngaringan, Grobogan yang tenggelam di sungai Lusi, Rabu(8/2) ditemukan kemarin sekitar pukul 06.30 WIB. Mayat nenek ini ditemukan tersangkut pohon bambu di bantaran sungai Lusi di Dusun Doro, Desa Tanjungsari, Kecamatan Kradenan.


Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Suyat yang hendak berangkat kerja. Saat melintas di lokasi penemuan mayat, Suyat melihat tangan yang tersangkut di pohon bambu di bantaran sungai Lusi. “Tadi saya dari warung kopi, hendak berangkat kerja. Saat sampai sini melihat ada tangan disitu,” jelasnya.

Melihat mayat tersebut, Suyat langsung memberitahukan penemuannya tersebut kepada warga sekitar. “Untuk memastikan bahwa apa yang saya lihat betul-betul mayat, saya ajak beberapa warga untuk melihatnya,” tuturnya.

Hasil penemuannya tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim inafis dan dokter yang datang ke lokasi memeriksa kondisi korban, tidak ditemukan bekas penganiayaan. “Karena tidak ditemukannya bekas penganiayaan pada tubuh korban, jenasah kami serahkan pada pihak keluarga,” jelas Kapolsek Kradenan, AKP Toni Basuki.

Kronologi Tenggelamnya Nenek 60 tahun
Peristiwa tenggelamnya nenek itu terjadi Rabu (8/2), sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelum kejadian, korban sedang memupuk tanaman jagung di lahan sawahnya yang ada di seberang Sungai Lusi desa setempat. Untuk menuju sawah, korban menyeberangi sungai dengan bantuan ember plastik yang berfungsi sebagai pelampung.

Ketika tengah berenang menggunakan ember plastik di Sungai Lusi, nenek berusia 60 tahun itu hanyut. Hingga Kamis (9/2), korban belum ditemukan. Puluhan warga dibantu Tim SAR BPBD Grobogan dan Basarnas masih melakukan pencarian.

Setelah selesai memupuk jagung, korban bermaksud pulang. Cara yang ditempuh juga sama ketika berangkat. Namun ketika sampai di tengah, ember yang jadi bantuan menyeberang itu tiba-tiba lepas karena ada arus deras dari arah hulu. Karena tida bisa berenang, nenek yang sudah tua renta itu langsung hanyut terseret arus.

Melihat kejadian itu, sejumlah warga berusaha menolong korban. Namun karena arus cukup deras, warga mengurungkan niat untuk mencari korban. Akhirnya, warga meminta bantuan tim SAR untuk membantu pencarian korban.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel