Pedagang Pasar Godong Curhat Gubernur


GROBOGAN -  Kedatangan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ke pasar umum Godong di Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan  disambut hangat para pedagang, hari ini. Para pedagang diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada orang nomer satu Jawa Tengah ini.
Dalam kesempatan ini, ada beberapa pelaku UMKM yang menerima kredit tanpa agunan dari Bank Jateng, yang disampaikan langsung oleh Ganjar Pranowo. Murofiah, pengrajin batik tulis tenun,  salah satu penerima kredit mengaku senang mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. Murofiah yang saat ini memiliki 12 pekerja, saat ditanya Ganjar uangnya buat apa, pengrajin batik lurik tenun ini mengaku akan menggunakannya untuk membeli bahan baku di Jepara. “Semoga usaha saya semakin berkembang dengan tambahan modal ini,” tuturnya.

Ungkapan yang sama diungkapkan Yanto, pengrajin batik tulis dari Kecamatan Pulokulon ini juga ingin membesarkan usahanya dengan bantuan modal yang didapatnya. Ganjar Pranowo pun memberikan masukan agar lebih bisa memperluas penjualan lewat media sosial. “Sebarkan lewat media sosial, facebook, twitter, instagram,” tutur Ganjar.

Para pedagang yang diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan langsung kepada Gajar Pranowo menggunakan kesempatan tersebut. Sri Atmi, pedagang plastik yang biasa mengambil utang dari rentenir meminta penjelasan bagaimana syarat memperoleh pinjaman dari bank. “Kalau utang di rentenir, bunganya tinggi. Itu saya lakukan karena terpaksa,” tuturnya di hadapan Ganjar.

Endang, pedagang sayur di lantai dua pasar Godong di hadapan Ganjar mengutarakan tentang sepinya pembeli disana. Sekitar 28 kios yang menghadap selatan, hanya 6 penjual saja yang jualan. “Para pedagang disini banyak yang pindah di area parkir, sehingga pembeli enggan untuk belanja di lantai dua. Akhirnya banyak pedagang yang terpaksa gulung tikar,” keluhnya.

Ganjar Pranowo didampingi Bupati Grobogan, Sri Sumarni mengecek langsung kondisi pasar yang dikeluhkan pedagang. Tangga naik di sebelah timur yang banyak dikeluhkan warga tak luput dari tinjauan Gubernur. “Memang ada beberapa titik pasar yang butuh perbaikan. Besok kita musrembang, bisa kita bahas,” jelas Ganjar.

Mengenai pedagang pasar yang menduduki area parkir, Ganjar mengungkapkan agar segera dilakukan kesepakatan bersama antar pedagang. “Gampang kok, jika pedagang sepakat, semua akan berjalan dengan baik. Pedagang diluar harus masuk. Ini untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.(iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel