Diduga Teroris, Ternyata Mahasiswa Depresi


GROBOGAN – Sempat diduga teroris, Yogi, warga Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati yang meninggalkan sebuah tas di dekat SPBU Ngabenrejo ternyata mengalami depresi berat. Mahasiswa UAD  (Universitas Ahman Dahlan )semester akhir Fakultas Tehnologi Informatika ini ditemukan dalam posisi bersila di pinggir jalan raya Purwodadi-Pati, dekat pemakaman umum Grobogan, kemarin.

 Kejadian bermula saat warga melihat seseorang laki-laki membawa peci kaos putih celana hitam meninggalkan tas ransel di depan rumah samping SPBU Desa Ngabenrejo, Kecamatan Grobogan. “Karena meninggalkan tas, warga mengiranya teroris. Kemudian warga melaporkannya kepada saya,” ujar Aiptu Tulus Bambang, Babinkamtibmas Desa Ngabenrejo.

Petugas Polsek Grobogan yang datang ke lokasi langsung memeriksa tas yang ditinggalkan. Setelah dibuka, tas berisi laptop, tang, obeng, carger, 2 buah hardisk external, Kartu tanda penduduk,  berbagai atm, kartu mahasiswa dan kamera canon 3400. Tas kemudian diamankan di Mapolsek Grobogan“Di tas korban juga diketemukan 4 lembar kertas bertulis tangan yang berisi ajaran ilmu,” jelas Kapolsek Grobogan, AKP Sucipto.

Mendapatkan laporan jika korban berjalan ke arah Pati, mobil patroli kemudian melakukan pencarian korban menyusuri jalan Purwodadi-Pati. Benar saja, korban ditemukan di dekat pemakaman umum Grobogan dalam posisi duduk bersila di rerumputan. “Saat ditemukan, korban terlihat linglung. Lantas kami bawa ke Puskesmas Grobogan untuk mendapatkan perawatan,” jelas AKP Sucipto.

Petugas lantas menghubungi keluarga korban untuk segera menjemput koban. “Korban diduga mengalami depresi karena skripsi gak lulus-lulus. Korban langsung kami serahkan kepada keluarga agar mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tutur Kapolsek. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel