Siapkan Sniper di Obyek Rawan Kejahatan




GROBOGAN- Polres Grobogan mewaspadai aksi kejahatan yang sering meningkatkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.Berbagai persiapan dilakukan  untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat arus mudik maupun arus balik lebaran.

Kasat Sabhara Polres Grobogan, AKP Lamsir mengatakan menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan angka kriminalitas."Mulai dari pencurian, perampasan hingga perampokan. Hal ini seiring dengan mobilisasi kegiatan masyarakat yang makin padat dari kegiatan ibadah, belanja hingga kebiasaan mudik lebaran," jelasnya saat memimpin pasukan mengecek obyek vital di wilayahnya. Kondisi ini seolah menjadi sasaran empuk bagi para pelaku kejahatan untuk melaksanakan aksinya dan hal ini diperparah dengan perilaku masyarakat yang terkadang kurang memperhatikan aspek keamanan maupun keselamatan diri dan lingkungannya."Namun, dengan kondisi-kondisi tersebut sudah menjadi atensi kami untuk meningkatkan kegiatan Kepolisian guna meminimalisir peluang bagi para pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya," menegaskan.

Untuk itu ia menegaskan, akan memperketat pengamanan di obyek-obyek vital, khususnya Perbankan, pusat keramaian dan perbelanjaan."Jelang hari raya banyak warga yang pergi ke Bank untuk berbagai macam transaksi, mulai dari menukar hingga mengambil uang untuk keperluan mudik lebaran, begitu juga di toko-toko emas agar diwaspadai karena pastinya akan terjadi peningkatan aktivitas disana," ujarnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan jasa pengawalan dari Kepolisian jika bertransaksi di Bank dalam jumlah yang besar dan selalu waspada saat di jalan. Untuk mencegah adanya sabotase di beberapa obyek vital dan titik-tik rawan kejahatan, ditempatkan beberapa pasukan sniper. Hal ini dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik. “Pasukan tembak sudah kita siapkan,” jelasnya.

Sedangkan untuk menjaga pintu perlintasan kereta api, pihaknya telah bekerja sama dengan pihak desa setempat untuk menempatkan anggota linmas yang siap berjaga selama 24 jam. “Kita sudah koordinasikan dengan pihak desa untuk menyiapkan tenaga linmas,” pungkasnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel