Kekeringan, Warga Desa Karangsono Pasang PDAM Boyolali


KARANGRAYUNG-  Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah desa Karangsono, Kecamatan Karangrayung dalam membantu warganya untuk mendapatkan air bersih. Salah satunya dengan memasang jaringan PDAM Boyolali. Sekitar 1600 kepala keluarga di empat dusun yakni, Dusun Karangasem, Katelan, Sambiwayang dan Karangwaru akan menikmati air bersih dari perusahaan air minum milik kabupaten tetangga ini. “Kalaupun ingin memasang PDAM Grobogan jelas gak mungkin sampai kesini. Makanya kami memasukkan PDAM Boyolali yang jaraknya jauh lebih dekat,” tutur Ali Daryanto, Kasi Kesejahteraan Desa Karangsono.

Dampak kekeringan yang melanda desa diujung timur Kecamatan Karangrayung ini sudah sangat dirasakan warga. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus membuat sumur di area hutan atau di aliran sungai yang mengering. Sumur-sumur yang berada di perkampungan sudah dua bulan terakhir ini mengering. “Hanya sumur di area hutan dan belik di sungai yang ada airnya,” tambah Ali.

Sayoto, salah seorang warga menuturkan, ia sangat berharap PDAM segera mengalir, sehingga cepat dinikmati masyarakat. Saat ini pihak PDAM Boyolali telah membangun jaringan pipa untuk mengaliri 1600 kepala keluarga di Desa Karangsono. Walaupun harus membayar 1,3 juta, warga sangat antusias untuk memasang jaringan baru. Puluhan pekerja sudah mulai terlihat menggali tanah untuk menanam pipa  di sepanjang jalan  yang akan dilewati jaringan PDAM. “Semoga segera terealisasi, sehingga warga tidak kesulitan mencari air lagi,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya  desa juga mengupayakan pengadaan pamsimas. Saat ini sudah dilakuakn pengecekan terhadap lokasi yang akan dibuat pamsimas. “Diupayakan tahun ini. Namun jika tidak tercover maka akan dianggarkan tahun depan,” terang Ali.

Bantuan air bersih ke Desa Karangsono terus mengalir, mulai dari PMI, BPBD, partai politik hingga komunitas. “Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu air bersih di desa kami. Memang saat ini air bersih sangat kami butuhkan,” pungkasnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel