Warga Larang Alat Berat Lintasi Jalan Desa


TOROH- Warga melarang alat berat   proyek PT Pertamina Gas membongkar dan melintasi jalan desa di Dusun Kleben, Desa Plosoharjo, Kecamatan Toroh . Tindakan ini dilakukan lantaran tidak ada ganti rugi yang diberikan kepada warga, padahal jalan dan talut yang selama ini mereka bangun secara swadaya akan dibongkar untuk penanaman pipa gas. Disini warga mengaku kecewa dengan tidak adanya sosialisasi pengerukan jalan desa. “Tiba-tiba jalan mau dikeruk tanpa pemberitahuan warga, ini bagaimana. Ganti rugi juga tidak ada” tutur Tumiran, warga Dusun Kleben.

Ungkapan yang sama diungkapkan Suprih, ia juga mengaku kecewa dengan tidak adanya sosialisasi dan ganti rugi untuk warga. Jalan dan saluran air yang akan dikeruk PT Pertamina Gas selama ini dibangun secara swadaya. Warga rela mengeluarkan uang agar jalannya bagus. “Sudah bagus malah mau dirusak, tidak ada permisi juga. Ini jalan yang membangun warga sendiri, tidak ada dari pihak desa. Kami hanya minta ganti rugi, "tuturnya saat ditemui Grobogan Today.

Warga Dusun Kleben berharap ada kejelasan tentang besaran ganti rugi yang diberikan PT Pertamina Gas kepada warga untuk jalan desa. Memang pihak proyek mau menjanjikan material untuk pembangunan kembali, namun warga menolak. Mereka khawatir, pemegang proyek akan kabur setelah proyek selesai . “Kami hanya ingin kompensasi. Sehingga jalan yang rusak akibat proyek ini nantinya juga bisa diperbaiki. Biasanya, proyek akan terus kabur begitu saja saat proyek selesai, "tambah Suprih. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel