Pasar Glendoh Akan Direlokasi Tahun 2018


GROBOGAN– Gagalnya pemindahan ratusan pedagang dari pasar Glendoh, jalan R. Soeprapto ke pasar unggas di jalan Bupati Sunarto, Nglejok, membuat Pemkab Grobogan langkah baru. Pemkab berencana akan membangun pasar baru di sebelah pasar Pagi, Jalan Gajah Mada Purwodadi tahun depan.

Hal ini diungkapkan Kepala Disperindag Kabupaten Grobogan Karsono,saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin, Jumat(29/9).  Menurutnya, pembangunan pasar untuk relokasi pedagang pasar Glendoh direncanakan akan dibangun pada tahun 2018 mendatang.”Pembangunan pasar baru untuk relokasi pasar Glendoh sudah dalam pembahasan. Untuk lokasinya, berada satu lokasi pasar Pagi Jalan Gajah Mada Purwodadi, selatan pasar agro. Lokasinya saat ini sudah diuruk, ” katanya, kemarin.

Relokasi pasar Glendoh merupakan salah satu upaya pemkab Grobogan untuk melakukan penataan kota. Kawasan R. Soeprapto digadang-gadang menjadi pusat perkotaan yang bebas dari pedagang kaki lima. “Termasuk pedagang kaki lima akan kita relokasi semua,” ungkapnya.

Dana pembangunan pasar baru di jalan Gajahmada ini akan diajukakan terlebih dahulu ke Kementerian Perdagangan. Namun, jika pengajuan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan ke Kementerian Perdagangan tidak tercapai maka akan menggunakan dana APBD Grobogan. “Mendapat dana dari pusat atau tidak. Pembangunan akan tetap jalan menggunakan APBD 2018 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, mangkraknya  pasar Unggas di jalan Bupati Sunarto, Dusun Nglejok, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi  rencananya akan digunakan untuk pedagang pasar burung , ikan hias dan yang lainya. Pasar yang sudah mangkrak selama 3 tahun ini menelan dana 4,1 milyar, bersumber dari dana APBD Grobogan tahun 2014.”Karena sudah dibangun menggunakan uang rakyat. Maka bangunan pasar Unggas harus dimanfaatkan secara maksimal. Pasar unggas ini  akan diperuntukan bagi pedagang pasar burung di sekitar GOR Simpang Lima. Nanti ada sedikit perubahan desain pasar menyesuaikan dengan kebutuhan,” tandasnya.

Karsono menambahkan, untuk pemanfaatan pasar unggas yang mangkrak, pihaknya belum bisa memastikan waktunya. Penyesuaian bangunan diperlukan agar sesuai dengan peruntukannya, sehingga memerlukan anggaran. “Waktunya belum bisa kita pastikan. Kita lakukan tahap demi tahap. Insyaallah semua akan berjalan,” pungkasnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel