Penyakit Langka Teratoma Sebabkan Pria Ini Kandung Bayi


PURWODADI- Lelaki melahirkan bayi asal Grobogan diduga menderita teratoma, semacam tumor yang terbentuk dari sel dasar manusia. Secara medis, hal itu bisa saja terjadi kepada perempuan maupun laki-laki. Demikian diungkapkan Dr. Yusuf SpOG, dokter spesialis kandungan dan kebidanan di Rumah sakit Permata Bunda Purwodadi, kemarin. “Memang kalau sampai berbentuk bayi sangat jarang terjadi,” ungkapnya kepada Grobogan Today.

Menurutnya, lelaki melahirkan, secara medis, hal itu tidak akan mungkin terjadi dan tidak akan pernah terjadi. Namun baru-baru ini ada kasus  seorang remaja laki-laki bernama Ganang Yudho Putra Duri dikabarkan melahirkan bayi melalui operasi. Namun, saat dioperasi dari perut ganang, bayi tersebut sudah meninggal dunia. Pihak keluarga sudah memakamkan bayi seberat 3 kilogram tersebut di pemakaman umum desa setempat. Kabar adanya lelaki melahirkan bayi membuat geger warga.

Menurutnya, seorang lelaki tidak akan mungkin hamil. Namun dalam dunia kedokteran, ada penyakit langka yang bisa saja terjadi, yakni teratoma. Penyakit semacam tumor tersebut bisa menimpa perempuan maupun laki-laki. “Biasanya, jika menimpa lelaki, tumor ini ganas. Namun jika wanita, jenis tumornya jinak,” katanya.

Teratoma terbentuk dari sel dasar manusia, dan tumbuh sebagai parasit dalam tubuh. Karena terbentuk dari sel dasar manusia, teratoma tumbuh dan berkembang menyerupai bentuk bayi. “Jika tumor berasal dari satu jaringan saja maka tumor bisa saja berbentuk gigi, rambut. Kadang pula gumpalan tumor yang memiliki anggota badan lengkap layaknya bayi normal, namun ini jarang sekali terjadi. Teratoma bisa tumbuh dimana saja, baik itu di perut, pinggul maupun di dalam kandungan. Jika kasus tersebut menimpa laki-laki, biasanya tumbuh di dalam perut, seperti kasus yang menimpa Ganang,” jelasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Ganang Yudho Putra Duri melahirkan bayi laki-laki melalui operasi di RSI Sultan Agung Semarang. Bayi tersebut dilahirkan dalam kondisi meninggal. Saat ini, telah dimakamkan di pemakaman umum Dusun Ngampel Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon. Saat ini, Ganang masih menjalani perawatan di RSI Sultan Agung Semarang.(iya)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel