Delapan Gerbong Kereta Barang Anjlok di Grobogan



PENAWANGAN, Grobogantoday.com- Sebanyak 8 gerbong dari 30 gerbong KA 2709 (KA Barang muatan Semen) relasi Kalimas - Kampung bandan, Senin(24/9/2018)sekitar pukul 13.15 WIB mengalami anjlok  di Km 48 + 1 antara Stasiun Sedadi - Stasium Karangjati, tepatnya di Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.  Namun akibat anjloknya gerbong kereta api, perjalanan kereta api terganggu.

“Ini merupakan kereta api barang tanpa muatan dari Surabaya menuju Jakarta. Sedangkan yang  anjlok merupakan 8 gerbong terakhir. Akibat kejadian ini, kereta api  masih bisa melintas dengan pola operasi perjalan jalur tunggal sementara,” jelas  Soeprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tiga buah gerbong  keluar rel, sedangkan gerbong sisanya masih berada di  jalur, namun roda keluar rel.  Bahkan beberapa roda kereta api terlepas dan melesat di seberang rel.  Rel pun mengalami kerusakan. Kerusakan jalur rel kereta terjadi sepanjang sekitar 100 meter, rel mengalami patah dan melengkung keluar dari jalurnya.   

Menurut Soeprapto, proses evakuasi akan memakan waktu cukup lama. Pihaknya saat ini sedang mendatangkan kereta crain dari Tegal. Sedangkan untuk penyebab pasti anjloknya gerbong kereta masih dalam penyelidikan. “Atas kejadian ini, kami dari pihak PT KAI Daop 4 Semarang mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.

Berdasarkan keterangan Marmi(57), salah seorang warga yang memiliki warung  tak jauh dari lokasi anjloknya gerbong kereta api menjelaskan  bahwa kejadian terjadi begitu cepat. Ia mengaku kaget saat tiba-tiba ada kepulan asap tebal membumbung  tinggi. “Sempat saya kira terjadi kebakaran kereta. Soalnya asapnya tebal banget. Saya teriak-teriak kebakaran,” ungkapnya.

Selang beberapa saat, warga pun berdatangan melihat kejadian tersebut. Ternyata setelah diperiksa, gerbong kereta api mengalami anjlok. “Tadi yang jajan disini langsung berlari. Ternyata malah gerbong kereta anjlok. Setelah sekitar setengah jam, gerbong yang selamat langsung melanjutkan perjalanan,” terang Marmi. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel