-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Penemuan Kerangka Manusia di Bangunan Kosong di Penawangan Gegerkan Warga

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Penemuan Kerangka Manusia di Bangunan Kosong di Penawangan Gegerkan Warga

Tim Inafis Polres Grobogan sedang melakukan olah TKP.

GROBOGANTODAY - Kerangka manusia tanpa identitas ditemukan oleh seorang pemulung dalam posisi gantung diri di bangunan kosong milik UPK (Unit pengelolaan keuangan) Kecamatan Penawangan, Kamis(23/6/2022) sekitar pukul 16.30 WIB. Penemuan ini sontak menggegerkan warga sekitar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 


Bersama korban, ditemukan barang bukti berupa celana jeans pencil warna gelap yang dikaitkan dengan taki rafiah warna hijau, sarung kota - kotak warna biru dan abu - abu, kemeja lengan panjang motif kotak - kotak warna merah hitam, topi warna hitam, tas ransel hitam kecoklat-coklatan, alas tidur yang terbuat dari banner, sandal jepit swalaw warna hijau putih dan tali senar plastik warna orange dengan simpul hidup panjang kurang lebih 75 cm.


"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter RSUD Raden Soedjati Purwodadi, korban berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia kurang lebih antara 30 hingga 40 tahun. Diperkirakan meninggal kurang lebih 2 bulanan yang lalu," ungkap Kapolsek Penawangan, AKP Dedy Setyanto.


Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogan Today, sekitar pukul 16.30 Wib Sulip(48), warga Penawangan yang bekerja sebagai pemulung sedang mencari barang rosokan di sekitar tanah dan bangunan kosong milik UPK kecamatan Penawangan. Ia masuk ke dalam bangunan tersebut. Ia kaget saat melihat ada kerangka manusia yang berada di bawah kusen pintu kamar dan terdapat tali senar plastik warna orange yang terikat di kusen pintu dengan simpul atas mati dan simpul bawah hidup yang diduga digunakan korban untuk gantung diri.


Ia langsung keluar bangunan dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan diteruskan kepada Polsek Penawangan. 


Mendapatkan laporan tersebut, petugas dari Polsek Penawangan bersama tim Inafis Polres Grobogan mendatangi lokasi kejadian.


"Diduga korban merupakan gelandangan yang depresi akibat sakit yang dideritanya sehingga mengakhiri hidupnya dengan diduga gantung diri. Menurut keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, bahwa korban dengan ciri-ciri tersebut sering keluar masuk bangunan tersebut dan pernah minum kopi di warungnya. Ia sering mengeluh sakit di bagian dadanya," jelas kapolsek.


 

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post