13 Pelajar Yang Terjaring Razia Miliki Video Porno


GROBOGAN – Banyaknya pelajar yang kluyuran di jam- jam sekolah membuat Satpol Grobogan melakukan razia di beberapa tempat yang disinyalir sebagai tempat bolos para pelajar.Setidaknya sebanyak 13 pelajar terjaring razia dan puluhan lainnya lari tunggang-langgang saat petugas datang, kemarin.

Arena permainan bilyard di perumahan Sambak, Kelurahan Purwodadi menjadi sasaran pertama razia petugas. Para pelajar berseragam pramuka yang tengah asyik bermain bola sodok sontak lari tunggang langgang setelah melihat petugas datang. “Hanya 6 pelajar saja yang  berhasil kita bawa. Belasan pelajar lainnya berhasil melarikan diri,” jelas Kepala Satpol PP, Bambang Panji Asmoro Bangun.

Razia dilanjutkan ke tempat permainan play stasion yang lokasinya tak jauh dari lokasi bilyard. Disini petugas kembali mendapati para pelajar yang sedang asyik bermain play stasion. Mereka tak bisa berkutik saat petugas telah menutup semua jalan keluar. Dari tempat ini petugas berhasil membawa 7 pelajar dari beberapa SMK Swasta di Purwodadi. “Total ada 13 pelajar yang kita bawa ke kantor untuk didata. Semuanya berasal dari SMK swasta di Purwodadi,” tutur Panji.

Panji menambahkan, selain didata, para pelajar yang terjaring razia juga diberi pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya. “Kita panggil guru BK dari masing-masing sekolah untuk menjemput siswanya. Setidaknya sekolah tahu siswanya yang membolos,” terangnya.

Pelajar Menyimpan Video Porno
Dari 13 pelajar yang terjaring razia, didapati beberapa pelajar yang menyimpan foto dan video porno di ponselnya. Tak pelak, ponsel itu disita  dan memberi peringatan keras kepada para pelajar itu.”kenakalan remaja saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Hal ini membuat kita terus gencar melakukan razia di jam-jam sekolah,” terang Panji.

Seorang siswa, EP, beralasan jika ia dan dua temannya membolos karena terlambat sekolah. Ia juga mengaku baru pertama kali membolos, dan tidak tahu jika belakangan petugas Satpol PP tengah gencar-gencarnya melakukan razia pelajar di jam sekolah."Tahu begini saya tidak membolos tadi. Saya saja sempat lari dikejar petugas," akunya.

Perwakilan sekolah masing-masing kemudian dihubungi dan diminta untuk menjemput siswa mereka. Guru yang bersangkutan juga  dimintai  agar dapat mendampingi dan membina siswanya, sehingga tidak mengulangi perbuatan serupa.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel