-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
KNPI Grobogan Dirikan Posko dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

KNPI Grobogan Dirikan Posko dan Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Ketua KNPI Kabupaten Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady(jaket biru) saat menyerahkan bantuan, Senin (2/1/2023).

GROBOGANTODAY - Tak hanya memberikan bantuan, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Grobogan juga mendirikan Posko Peduli Banjir di Dusun Ngampel, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo. Demikian diungkapkan Ketua KNPI Kabupaten Grobogan Kukuh Prasetyo Rusady, Senin (2/1/2023).


"Selain uang, kita juga menyalurkan logistik. Yakni berupa uang tunai Rp5 juta yang merupakan iuran anggota KNPI, termasuk juga beras 50 kilogram dan 10 dus mi instan. Kita serahkan ke desa untuk dikelola membantu warga terdampak banjir," katanya.


Posko Peduli Banjir didirikan KNPI bersinergi dengan sejumlah pihak. Seperti Kapolsek, Danramil, Camat, BPBD, Tim SAR, Sakawanabakti, PMI, dan sukarelawan. Posko tersebut menurut Kukuh, sudah berkegiatan selama dua hari. Selain itu, guna menunjang kegiatan Posko Peduli Banjir, KNPI juga menyiapkan perahu karet dari BPBD dan satu unit ambulan bantuan dari anggota DPR RI Evita Nursanty.


"Jadi petugas di Posko Peduli Banjir KNPI ini tidak hanya memberikan bantuan logistik juga siap membantu masyarakat jika harus dievakuasi. Bahkan apabila ada yang sakit dan harus dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit, kita juga sudah menyiapkan ambulan," ujarnya.


Pemilihan lokasi Posko Peduli Banjir KNPI di Dusun Ngampel, Desa Mayahan, dikatakan Kukuh, karena di dusun tersebut warga terdampak paling banyak. Data yang ada menyebutkan, sekitar 100 kepala keluarga (KK) di dusun tersebut terdampak banjir luapan Sungai Lusi. Jumlah tersebut separuh dari total warga terdampak di Desa Mayahan.


"Dusun Ngampel ini yang terparah, ada 100 KK yang terdampak. Total di Desa Mayahan ada 200 KK yang terdampak banjir. Bahkan tadi ada yang kedalaman airnya mencapai 1,7 meter. Hal itu yang kemudian menjadi pertimbangan KNPI mendirikan Posko Peduli Banjir di sini (Dusun Ngampel)," ujar Kukuh.


Kukuh menambahkan, rencananya posko akan beroperasi sampai banjir benar-benar surut. Pihaknya berharap banjir segera surut, sehingga warga bisa beraktivitas normal kembali.

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post