Dukun Pengganda Uang dari Grobogan Ditangkap Polda Jateng




GROBOGAN - Kabar dukun pengganda uang di Grobogan sangat menggemparkan warga.Seorang dukun bernama Harno alias Mbah Gondrong (51) ,warga Dusun  di Tawangharjo, Grobogan ditangkap jajaran Polda Jawa Tengah lantaran diduga menipu ratusan orang yang ingin menggandakan uang. Total korban "Dimas Kanjeng 2 " ini bahkan mencapai puluhan orang.Diduga Harno menipu sejumlah 30 Milyar.

Dari penuturan anak korban ,Kuatriyono(31) bapaknya 3 kali mendapatkan panggilan dari Polda Jawa Tengah." Terakhir ,bapak mendapat panggilan Rabu(11/10).Bapak langsung ditetapkan sebagai tersangka.Keluarga hanya  diberi tahu tentang penahanannya lewat telepon,," jelasnya.

Istri tersangka,Sutiyem(54) menjelaskan bahwa suaminya adalah sosok suami yang kesehariannya berprofesi sebagai dukun.Dia mengaku baru 6 tahun  menjalani mahligai perkawinan.Dia mengenal sosok suaminya berawal dari hubungan dukun dengan pasien.Sutiyem mengaku berasal dari Kabupaten Cilacap."Dulu saya sakit diobatkan suami kesini.Setelah sembuh saya diserahkan kepada mbah Harno," jelasnya.

Saat ini,Sutiyem beserta keempat anaknya tinggal di sebuah rumah kayu sederhana peninggalan orang tua Harno.Keluarga di rumah mengikuti perkembangan tersangka melalui televisi dan  sosmed.



Saat tersangka muncul di televisi,sontak seluruh anggota keluarga menangis sejadi-jadinya.Mereka bersikukuh Harno tidak bersalah,Harno bukanlah dukun yang melakukan penggandaan uang."Kalau bapak saya menipu sampai 30 milyar,pasti rumahnya gak seperti ini.Saya gak bakalan kerja di proyek," jelas Kuatriyono.

Garmin(70) tetangga korban saat dimintai keterangan menuturkan bahwa Harno dikenal baik di kalangan tetangga.Gamin menuturkan bahwa kesehariannya,tersangka merupakan seorang dukun yang biasa dimintai pertolongan mengobati berbagai macam penyakit.Dia gak percaya dengan pemberitaan yang tersebar di media.



Hal yang sama  diungkapkan Kasman ,dia mengaku kaget saat melihat berita di televisi tentang tetangganya yang melakukan penggandaan uang.Harno di kalangan tetangga dikenal jarang keluar rumah ,namun baik hati." Tiap tahun Mbah Harno selalu mengadakan hiburan kethoprak,khususnya bulan Suro," jelasnya.

Saat dimintai keterangan,Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning melalui Kapolsek Tawangharjo AKP Sri Widodo membenarkan jika saat ini kasus Harno sedang didalami Polda Jawa Tengah.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel