Warga Menginginkan Stasiun Karangsono Diaktifkan Kembali


KARANGRAYUNG - Penutupan Stasiun Karangsono,Desa Karangsono,Kecamatan Karangrayung,Grobogan , Jawa Tengah oleh PT KAI pada awal  tahun 2013 lalu, membuat warga Grobogan selatan kesulitan jika akan bepergian ke Jakarta atau kota lainnya.Mereka sangat menggantungkan keberadaan stasiun tersebut sebagai sarana transportasi yang mudah dan murah.

Sejumlah warga yang tinggal di wilayah Grobogan selatan , seperti di Kecamatan Geyer dan Karangrayung saat ditemui wartawan menginginkan agar Stasiun Karangsono, bisa dioperasikan kembali. Pasalnya keberadaan stasiun itu sangat vital bagi warga yang akan berpergian ke luar kota.

"Kami mohon PT KAI bisa membuka lagi stasiun ini. Kami bingung kalau mau ke Solo. Semenjak stasiun Karangsono ditutup,kalau belanja ke Solo harus carter truk atau mobil.Biayanya tambah membengkak," ujar Suwarno(50),salah seorang pedagang yang biasa belanja di Solo.

Ungkapan senada disampaikan Sulastri(45),warga Karangsono.Dirinya menyayangkan penutupan Stasiun Karangsono yang dinilai tanpa mempertimbangkan kepentingan warga sekitar.

"Kami enggak habis pikir kenapa stasiun ini ditutup. Padahal penumpang dari sini kan banyak. Apalagi saat lebaran, banyak yang mudik menggunakan kereta ekonomi dan turun di sini. Kami minta PT KAI untuk membuka kembali stasiun ini," tegas Sulastri.


"Saya dulu sering bolak balik ke Jakarta lewat Stasiun Karangsono. Kalau sekarang bingung mau naik apa. Naik bis mahal sekali,jarak dengan terminal juga jauh, gaji saya enggak cukup. Mbok ya dibuka lagi. Kasihan masyarakat kecil kalau begini," imbuh Supriyanto, warga desa Suru,Geyer.

Sementara itu menurut informasi beberapa warga sekitar, jumlah penumpang yang naik dan turun di Stasiun Karangsono cukup signifikan. Karena sebagian besar warga Grobogan mengadu nasib diJakarta.

Dengan pengoperasian kembali stasiun itu, para pemudik tidak perlu turun di Semarang atau Stasiun Jebres Solo. Lantaran Jarak stasiun Karangsono ke dua kota tersebut relatif jauh. Selain itu fasilitas yang ada di stasiun itu dinilai masih memadai untuk digunakan kembali sebagai stasiun pemberhentian atau untuk menaikkan penumpang.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel