Anak Tukang Becak Ini Hebat, Masuk Fakultas Hukum Melalui Bidik Misi


GROBOGAN -Batari Laskarwati,gadis kelahiran Grobogan,24 Januari 1998 memang patut dicontoh kegigihannya. Mahasiswi jurusan ilmu Hukum Fakultas Hukum UNNES angkatan 2015 ini mampu kuliah melalui bea siswa bidik misi. “Walaupun bapak saya  hanya seorang tukang becak di pasar Johar, namun cita-cita tak boleh kalah dengan yang lainnya,” tuturnya.

Sejak lulus dari bangku Sekolah Menengah pertama, putri sulung dari dua saudara ini bercita-cita melanjutkan sekolah di kota dan bisa masuk jurusan IPA. Karena terbentur biaya dan alat transportasi,gadis berparas cantik ini akhirnya bersekolah di SMA negeri 1 Toroh filial Penawangan di   desanya sendiri, yaitu di Desa Sedadi, Kecamatan Penawangan. “Sebenarnya ada saudara ibu yang kaya ingin menyekolahkan di Jakarta. Namun bapak bersikeras ingin menyekolahkan sendiri. Bapak akan bekerja keras untuk menyekolahkan saya,” jelasnya.

Melihat kerja keras bapaknya,Sriyadi,untuk menyekolahkannya, gadis yang akrab dipanggil Tari ini  semakin termotivasi untuk belajar rajin. “Saya berjanji akan membanggakan orang tua saya,” tuturnya sambil berkaca-kaca.

Untuk mencukupi biaya hidup di kota Semarang yang terbilang mahal, gadis yang juga aktif di bidang kepramukaan ini menggunakan waktu ibur semester untuk menjadi SPG di sebuah malldi Semarang. “Saya juga jualan gorengan dan air mineral di kampus, karena uang hasil jualannya sering hilang, sekarang berhenti jualan,” tuturnya.



Setiap hari Jumat,salah satu duta kampus di fakultas hukum UNNES ini juga mengajar Pramuka di SD negeri Kalipancur 1. Disamping itu, saya juga jualan buku kuliah kepada adik kelas maupun teman kelas.“Lumayanlah buat tamabahan, tahu sendiri anak kostan,” ungkapnya.

Gadis yang suka berpetualang diluar jam kuliah ini memiliki motto, “Jadilah bintang yang paling terang yang mampu mengalahkan bintang-bintang lainnya,” pungkasnya.(ire)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel