Miris, Sakit dan Ditinggal Bapaknya


GEYER -  Sungguh miris nasib yang dialami Briliant Tahya Suebsada Bagus P(4,5), setelah menderita tumor minioke sejak lahir di hidungnya, anak kedua dari Siti(37), Warga Desa Ledokdawan RT 1 RW 5, Geyer ini ditinggal pergi bapaknya. Saat ini Siti harus menghidupi kedua anaknya tanpa nafkah dari suaminya.

Di tengah kemiskinan yang menderanya, Siti harus merawat anak keduanya yang saat ini hanya bisa berbaring di tempat tidur. Menurutnya, anak keduanya ini sudah tidak mampu melihat, mendengar dan berbicara. Bahkan untuk mengangkat kepalanya saja sudah tidak mampu. “Setiap harinya hanya tidur begini, kalau gak saya gendong. Makannya juga cuma bubur, sedangkan minumnya harus susu. Pada hal saya tidak bisa bekerja, harus nungguin anak saya,” tutur ibu dua anak ini dengan mata berkaca-kaca.

Siti menuturkan jika anaknya sudah pernah dua kali dioperasi di  dua rumah sakit yang berbeda, yaitu Rs Karyadi dan RS Tlogorejo. Namun dari dua operasi tersebut tidak membuahkan hasil, benjolan pada hidung anaknya masih tumbuh. “Memang operasinya tidak ada biayanya, anak saya sudah punya BPJS,  namun untuk keseharian saya juga harus mengeluarkan banyak uang. Sedangkan tabungan dan hewan ternak sudah habis semua,” jelasnya.

Untuk membiayai anak pertamanya yang saat ini duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, Siti saat ini mengandalkan orang tuanya yang hanya seorang petani. “Dulu saya sempet jualan di sekolahan. Namun karena gak ada yang momong, terpaksa saya hanya di rumah saja seperti ini. Kadang saya kasihan sama anak saya, setiap hari hanya dikasih uang saku ribu Rupiah saja oleh kakeknya,” tuturnya lirih.

Siti berharap, ada tangan dermawan yang mau mengulurkan tangannya  untuk membantu pengobatan anaknya. “Semoga ada yang kasihan dengan kondisi anak saya, sehingga bisa dioperasi kembali,” harapnya. (IYA)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel