Pramuka Membentengi Tradisi




GROBOGAN- Biasanya seorang pramuka berdiri tegap mengenakan seragam lengkap dan sepatu. Namun sebagai pembinaan untuk membentengi tradisi,  dalam kegiatan Raimuna Cabang anggota pramuka diharuskan  mengenakan pakaian tradisional. Sedang gladi pengembangan kepemimpinan penegak dijadikan sarana menanamkan dan mengembangkan jiwa kepemimpinan.

Dalam Raimuna Cabang Grobogan yang dilaksanakan di bumi perkemahan Waduk Sanggeh, Kecamatan Toroh, dalam kegiatan perkemahan, siswa tidak hanya diharuskan mengenakan seragam pramuka dalam kegiatan dilapangan, selama sehari peserta Raimuna Cabang VI Kwartir Cabang 11 15 Grobogan diwajibkan memakai busana adat Jawa. “Dengan mengikuti mengenakan pakaian adat, kedepan diharapkan pakaian adat tidak lagi disebut pakaian kuno,” ungkap Agus Winarno, Humas Kwarcab Grobogan, Kamis(18/5)

Dengan pakaian tradisional, siswa mengikuti kegiatan seperti pelatihan jurnalistik, pengenalan saka Wirakartika dan Pengenalan Saka Wanabakti. Bahkan, “Ada peserta yang melaksanakan curve di tenda untuk menjaga tenda dan menyiapkan makan buat teman juga mengenakan pakaian adat,” ungkapnya.

Yogi Prasetyo Ketua Sangga Kerja Raimuna Cabang, mengungkapkan, kostum Jawa selama satu hari selama kegiatan adalah untuk melestarikan budaya Jawa yang penuh dengan keanekaragaman. “Ini adalah budaya Nusantara yang harus dilestarikan, jadi 24 sangga putra dan 22 sangga putri tingkat SMA dan Pondok Pesantren diwajibkan kenakan pakaian adat.

Ditempat lain, Anggota Koramil 0717/07 Wirosari Pelda Kayat dan Koptu Suparmana, diikutkan dalam Gladi Pengembangan Kepemimpinan Penegak. Gladi untuk menanamkan dan mengembangkan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda, dilaksanakan di Lapangan Bola Bumi Perkemahan Desa Mojorebo, Wirosari.
Kegiatan yang diikuti 170 orang peserta, diisi materi Kedewankerjaan, Kedewan Ambalanan, Kepemipinan, Tata Upacara, Problem Solving, PBB dan lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Praktek Upacara, PBB, jalan malam ke pemakaman, Turun ke masyarakat dan membuat laporan kegiatan dengan alat bantu sepeda ontel.“Sumber daya manusia pramuka Penegak Pandega sebagai kader bangsa sekaligus cikal bakal pemimpin baik masyarakat, satuannya maupun pemimpin bagi dirinya sendiri” ungkap Pelda Kayat.
Kegiatan diharapkan bermanfaat memajukan gerakan Pramuka, sehingga terbentuk generasi yang memiliki mental dan semangat juang yang tangguh dalam realita dan perkembangan jaman yang akan dihadapi kedepan, pungkasnya.(iya)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel