Akan Ada Patung Bung Karno di Simpang Lima Purwodadi


GROBOGAN – Kabupaten Grobogan dengan mottonya BERSEMI (Bersih, Sehat, Mantap dan Indah) akan mempercantik diri selain bersih juga hijau dan teduh. Mewujudkan rencana tersebut akan dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan  Simpang lima Purwodadi. Pembangunannya telah dianggarkan pada penetapan APBD tahun 2018 senilai 5 Miliar Rupiah. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Grobogan Ahmadi Widodo melalui Tri Retno Indriati, Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Grobogan. “ini sudah termasuk pematangan lahan, pengadaan patung, tulisan dan taman. Sedangkan penataan tata air harus berkoordinasi dengan PUPR,” jelasnya kepada Grobogan Today .



Diharapkannya pembangunan RTH bisa berjalan dengan baik, tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat serta bisa mempercantik kota. Saat ini, DED Kawasan simpang lima Purwodadi telah selesai lelang senilai 136 juta. “RTH taman kota Purwodadi  dapat menjadi areal publik dan dapat dijadikan masyarakat kabupaten Grobogan sebagai tempat rekreasi. Dengan pembangunan RTH yang lain diharapkan bisa merubah wajah kota ini," ujarnya.

Diungkapkannya, dengan membangunan RTH di kawasan simpang lima Purwodadi dapat berubah yang diibaratkan gadis sudah agak tua, meskipun wajah tidak bisa dirubah namun bisa diberikan dengan polesan sehingga masih tetap menarik dipandang mata.”Simpang lima Purwodadi merupakan salah satu ikon Purwodadi. Jika itu dipercantik maka akan bisa merubah wajah kota Purwodadi,” tuturnya.

Berdasarkan DED yang ada, kawasan simpang lima nanti akan didirikan patung pahlawan proklamator, Bung Karno. Untuk letaknya, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak penyusun DED. Ia berharap, dengan adanya pantung ini mampu menghidupkan bangunan yang ada. “Untuk letaknya belum pasti, masih dikaji dimana lokasi yang tepat,” tambah Indri.

Indri menambahkan, kawasan simpang lima Purwodadi sebagai pusat lalu lintas, diusahakan tidak ada aktifitas yang membuat lalu lintas padat. “Makanya kawasan ini nanti harus steril dari pkl. Disamping itu, akan dibuat akses menuju taman kota Purwodadi. Sempat ada usulan penempatan lokomotif untuk perpustakaan, namun karena berbagai pertimbangan, usulan tersebut tidak diterima,” tambahnya. (iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel