Kendaraan Bak Terbuka Dilarang Angkut Penumpang



GROBOGAN – Maraknya kecelakaan yang disebabkan karena penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut manusia membuat Sat Lantas Polres Grobogan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan melakukan pengecatan terhadap truk-truk yang sedang melaksanakan uji KIR dengan tulisan larangan pengangkutan manusia.

Peringatan  “Dilarang Mengangkut Penumpang dipasang di masing-masing kendaraan bak terbuka yang melakukan uji KIR. Karena sesuai UU yang mengatur tentang lalu lintas dan angkutan jalan, kendaraan bak terbuka memang dilarang untuk digunakan mengangkut penumpang. Petugas kepolisian juga memeriksa dokumen kelengkapan sopir, seperti SIM dan STNK. “Langkah ini dilakukan  untuk menghindari jatuhnya korban jiwa.  Bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut manusia sangat riskan terjadi kecelakaan,” jelas Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa didampingi Kanit Turjawali IPDA Affandi, kemarin.

Menurut dia, hingga saat ini masih banyak sopir yang bendel dengan mengangkut penumpang menggunakan kendaraan bak terbuka. Padahal selain melanggar aturan, tindakan itu sangat membahayakan penumpang.Perhatian terhadap kendaraan bak terbuka itu memang jadi salah satu perhatian utama dalam menekan angka kecelakaan. Karena kebiasaan di daerah pedesaan di wilayah Grobogan, kendaraan bak terbuka masih jadi sarana untuk mengangkut manusia.

Langkah membuat tulisan di bak kendaraan merupakan salah satu upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya. Serta melakukan langkah konkret dalam mewujudkan pembinaan fungsi satlantas guna menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas.“Selain berbahaya, kebiasaan itu melanggar pasal 303 UU Nomor 22 Tahun 2009, tentang kendaraan yang tidak sesuai peruntukannya. Untuk itu, kami mengimbau pada semua sopir truk atau kendaraan terbuka lainnya agar tidak mengangkut penumpang,” tegasnya.(IYA)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel