Seorang Kakek di Pulokulon Ditemukan Tewas di Sawah

DIEVAKUASI: Penemuan mayat di area persawahan di Dusun Mangboyo, Desa Mangunrejo Kecamatan Pulokulon, Jumat( 24/11) pukul 14.00 WIB  gegerkan warga. 

PULOKULON, Grobogantoday.com- Penemuan mayat di area persawahan di Dusun Mangboyo, Desa Mangunrejo Kecamatan Pulokulon, Jumat( 24/11) pukul 14.00 WIB  gegerkan warga. Korban diketahui bernama Gunadi(70), warga Dusun Jambangan, RT 02 RW04, Desa Mangunrejo  Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban sebelumnya memiliki riwayat sakit nafas menahun.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Grobogan Today, sekitar pukul 07.00 WIB korban keluar rumah dengan berjalan kaki  menuju kesawah yang jaraknya sekira 1 kilometer. Sampai pukul 12.00 WIB korban tak kunjung pulang. Merasa khawatir, Sutiyem(60), istri korban berusaha mencari keberadaan korban.

Tak juga ketemu, Sutiyem akhirnya mencari suaminya ke sawah miliknya.  Belum sampai di sawah, ia melihat kerumunan orang banyak di sawah miliknya.  Ia lantas mendekat, ternyata suaminya ditemukan dalam posisi tengkurap mengenakan celana pendek warna hitam,baju lengan panjang warna putih di area sawah miliknya dalam kondisi tak bernyawa. Ia pun menangis sejadi-jadinya.

Parjan(60), warga Dusun Sembung, Desa Mangunrejo yang mengetahui penemuan tersebut langsung memberitahu kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat. “Tadi saya langsung lapor pak kadus tentang kejadian itu dan pak kadus langsung melaporkannya ke polsek,” jelas Parjan.


Petugas dari Polsek Panunggalan bersama tim inafis Polres Grobogan dan tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah kejadian dan memeriksa korban. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban diduga karena penyakit nafas menahun yang diderita korban. “Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kulit kepala bagian atas terkelupas sekira 1,5 cm,kulit punggung atas pantat terkelupas disebabkan karena terendam air. Mata sebelah kiri memerah disebabkan oleh hewan air. Korban kita serahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” jelas Kapolsek Panunggalan AKP Djohari.(RE)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel