-->
yQRsgXYtnqhElJ0qG98ow6B0hsUDuvl7mVOesb9a
Ponpes Alhamidah Serahkan Kasus Meninggalnya Santri ke Kepolisian

Iklan Billboard 970x250

Iklan 728x90

Ponpes Alhamidah Serahkan Kasus Meninggalnya Santri ke Kepolisian

Tim Inafis Polres Grobogan sedang melakukan olah TKP. 

GROBOGANTODAY - Pengasuh pondok pesantren Alhamidah menyerahkan kasus meninggalnya santri kepada pihak kepolisian. Pihak pesantren tak akan ikut campur dalam proses penegakan hukum terhadap para pelaku.



Terkait meninggalnya salah seorang santri di Ponpes Al Hamidah Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, pengasuh ponpes, Amin Ukasah menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung pasca ngaji pagi. Saat itu menurutnya para santri sedang bercanda, tetapi berujung petaka. 


"Anak-anak pada guyon. Ada yang kebablasan, kepancing. Barulah kemudian ada laporan santri pingsan," katanya, Minggu (15/1/2023). 


Setelah mengetahui ada santri pingsan, pihaknya langsung membawanya ke puskesmas Kradenan 1. Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati santri tersebut sudah dinyatakan meninggal dunia. 


Pihaknya pun berharap tak ada berita yang simpang siur. Sebab sempat beredar kabar jika santri tersebut meninggal akibat dikeroyok. Bahkan ada berita bahwa santri meninggal akibat jatuh dari lantai atas. 


"Jenazah korban masih diotopsi di RSUD Purwodadi. Tadi wali santri juga siap jika nanti setelah selesai mengantar jenazah ke rumah duka. Kalau pelaku masih diperiksa di Polsek Kradenan," ujarnya. 


Pihak ponpes menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya  ke kepolisian. Sementara secara internal, Amin Ukasah akan lebih memperketat pengawasan. 


"Kami tidak berharap hal ini terjadi. Tetapi ya sudah kejadian. Semoga ke depan ini jadi pembelajaran bagi kami dan membawa hikmah," tuturnya. 


Saat Grobogan Today ke lokasi pondok pesantren, sekitar pukul 19.30 suasana pondok sepi.  Terdengar dari luar, beberapa santri sedang mengaji. 

Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post