Warga Mojoagung Tinggikan Tanggul Antisipasi Banjir




GROBOGAN - Ratusan warga Dusun Mojo, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung melaksanakan kerja bakti peninggian tanggul Sungai jajar, sepanjang 200 meter Minggu kemarin. Kerja bakti ini dilaksanakan untuk mengantisipasi luapan air Sungai Jajar di wilayah Desa Mojoagung.
Kepala Desa Mojoagung, Susanawati  mengatakan Jumat kemarin dua dusun di wilayah Desa Mojoagung   terendam air,setidaknya lebih dari 100 rumah terendam banjir.. Dari pantauan dari Harian Pati, ada satu sekolah yang ikut terendam banjir juga.
“Jika sebelumnya ratusan rumah terendam, namun sampai Sabtu  ini sudah kering semua. Warga masih sibuk membersihkan lumpur yang masuk dalam rumah. Bahkan puluhan hektar sawah yang ditanami padi tak luput dari genangan banjir,” katanya.
Susana menyatakan untuk mengantisipasi banjir bandang susulan akibat luapan Sungai Jajar itulah, pemerintah desa setempat berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan parapet atau tanggul untuk meninggikan lokasi tanggul sungai. Apalagi potensi banjir bandang masih berpotensi terjadi di Bulan  Januari dan Februari mendatang, mengingat curah hujan di Kabupaten Grobogan masih cukup tinggi.
“Kami berharap segera ada penanganan secepatnya terkait dengan penguatan dan peninggian tanggul sungai Jajar  ini. Karena dengan dengan tanggul darurat dari  tanah tentunya tak bisa bertahan lama. Ini merupakan antisipasi bencana susulan saja,” katanya.
Kepala Desa Mojoagung juga mengharapkan penanganan segera terhadap dampak dan penyebab banjir dapat segera dilaksanakan oleh pihak terkait. “Peninggian tanggul atau parapet diharapkan segera direalisasikan,” jelasnya.
Zaenudin, salah seorang warga yang rumahnya menjadi langganan banjir berharap agar pihak terkait segera bertindak mengatasi permasalahan banjir di desanya. “Warga Dusun Mojo dan Bungkel yang selalu jadi langganan banjir. Sungai jajar harus segera dinormalisasi,” harapnya.(IYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel