Penipu Calon PNS Mengaku Dekat dengan Pejabat

DIRINGKUS: Tersangka Kistiyono Munandar(49), saat diamankan oleh petugas Satreskrim Polres Grobogan, kemarin.

GROBOGAN-Kistiyono Munandar(49), warga Jalan  A.Yani Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Grobogan lantaran diduga menipu dua warga dengan janji bisa meloloskan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), dengan menyetor sejumlah uang sebagai pelicin. Namun, setelah menerima uang pelicin, janji kepada korbannya itu hanyalah isapan jempol belaka. Tersangka yang mengaku dekat dengan salah satu pejabat di lingkungan pemkab Grobogan itu berhasil meraup uang ratusan juta rupiah. Demikian diungkapkan Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Swasana, Jumat (20/10/2017). “Tersangka memang mengaku mengenal salah satu pejabat di lingkungan pemkab,” jelasnya.

AKP Swasana mengatakan, kasus bermula ketika polisi menerima laporan dari salah satu korban tentang dugaan penipuan yang dilakukan tersangka. Dalam laporannya, korban mengatakan, tersangka menjanjikan kepada korban status sebagai PNS dengan jalan pintas. Asalkan, korban mau menyetorkan sejumlah uang yang diminta tersangka.“Tersangka memantok harga Rp 40 juta hingga Rp 95 juta kepada korbannya, agar bisa menjadi PNS,” terangnya kepada Grobogan Today. 

Dengan gaya meyakinkan, tersangka mengumbar janji manis. Tersangka mengaku kenal dengan beberapa pejabat tinggi di lingkup Pemkab Grobogan. Terbujuk rayuan tersangka, apalagi tersangka juga memberikan kemudahan bahwa uang pelicin bisa diangsur, korban akhirnya menyetor sejumlah uang kepada tersangka.“Tersangka mengaku kenal pejabat, namun tak menyebutkan namanya. Korban ada yang sudah mengangsur beberapa kali. Namun setelah dilunasi, para korban tak kunjung dipanggil untuk bekerja sebagai PNS,” ujar AKP Swasana.

AKP Swasana memastikan masih banyak warga yang menjadi korban penipuan tersangka dengan iming-iming menjadi PNS, namun belum melapor. Menurut pengakuan tersangka kepada penyidik, selama ini tersangka keliling di wilayah Kabupaten Grobogan untuk mencari korban. “Selain mencari sendiri, tersangka sudah dikenal bisa meloloskan menjadi PNS. Jadi ada juga yang langsung menghubungi tersangka untuk meloloskan menjadi PNS,” jelasnya.(iya)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

alt gambar

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel