Pelaku Penjambretan Menyerahkan Diri ke Polisi, Keluarga Korban Lega


KARANGRAYUNG, Grobogantoday.com- Pelaku penjambretan yang mengakibatkan meninggalnya Warsilah, warga Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung telah menyerahkan diri ke polisi. Hal tersebut  membuat lega keluarga korban. Keluarga beserta calon suami korban berterima kasih atas kerja keras polisi, sehingga pelaku akhirnya tertangkap. "Kami sekeluarga sudah ikhlas atas kepergian almarhumah. Dengan tertangkapnya pelaku, kami sudah lega,"  kata Sri Wahyuni, adik korban saat ditemui Grobogantoday.com di rumah duka, Selasa (10/7/2018). 


Menurut Sri Wahyuni, ia mengetahui tertangkapnya pelaku penjambretan dari tetangganya. Di beberapa stasiun televisi menyiarkan pemberitaan tersebut. Di samping itu, di media sosial juga cukup ramai. "Setelah saya cek di youtube, memang benar pelakunya sudah tertangkap. Semoga pelakunya jera dan tidak ada lagi korban jambret seperti kakak saya,"  ungkapnya. 



Ungkapan yang sama diutarakan Masrokan, calon suami korban. Ia merasa lega, pelaku jambret yang telah merenggut nyawa calon istrinya tertangkap. Namun ia menyesalkan tindakan yang dilakukan pelaku. "Kok bisa ngelakuin kayak gitu. Motifnya apa?  Kalau jambret kok tasnya gak dibawa," ucapnya. 


Ia berterima kasih atas kerja keras polisi yang berhasil menangkap pelaku. "Semoga pelaku mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya,"  harapnya. 

Dikutip dari Tribunnews.com , Jambret sadis yang menewaskan Warsilah (36) di ruas Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (1/7/2018) telah menyerahkan diri.
Pria bernama Sandi Haryanto (27) ternyata sehari-harinya adalah sopir angkot 53.

Dia berkilah menjambret karena menunggak setoran.Sandy memilih menyerahkan diri lantaran dihantui oleh arwah korban yang meninggal yang terjatuh dari ojek online yang dinaiki korban setelah tas korban dia tarik paksa lalu terjatuh dengan kepala terbanting ke aspal.
Sandy saat melancarkan aksi jahat itu melepaskan tas yang hendak dicurinya lantaram Warsilah mencoba mempertahankannya.

"Awalnya tasnya korban enggak dipegang. Waktu saya mau narik, dia respon dan saya lepaskan tarikan hingga dia jatuh," katanya sambil menahan isak tangis.(RE) 





Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel